×

Iklan

LP2M DORONG PENINGKATAN KAPASITAS
Minim Dukungan, Caleg Perempuan Harus Perkuat Daya Juang

31 Oktober 2023 | 13:39:41 WIB Last Updated 2023-10-31T13:39:41+00:00
    Share
iklan
Minim Dukungan, Caleg Perempuan Harus Perkuat Daya Juang
CALEG DPRD Prov. Sumbar dari Partai NasDem, Ka'Bati. IST

Padang, Khazminang.id— Sebagai salah satu langkah konkrit dalam mendukung perempuan masuk dunia politik dan menjadi anggota legislatif, Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas calon legislatif perempuan yang digelar di Hotel Mercure, Senin (30/10).

"LP2M adalah lembaga swadaya masyarakat yang bekerja tidak saja untuk melakukan perubahan dalam masyarakat, tetapi juga mendorong inklusifitas di semua bidang, termasuk kesetaraan gender dan sensitifitas dalam bidang politik," kata Direktur LP2M, Ir. Ramdhaniati pada kegiatan yang diikuti puluhan caleg perempuan lintas partai di Sumatera Barat itu.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menggunakan media digital dalam kampanye politik untuk caleg perempuan. Karena LP2M bukan lembaga politik, maka kami berkomitmen membantu perempuan dengan cara meningkatkan kapasitasnya untuk berlaga di pemilu," ujarnya.

    Ketua Panitia, Tanti Herida dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Inklusi, lembaga kemitraan Australia-Indonesia menuju masyarakat inklusi dan Komunitas Permampu.

    “Kami berupaya menampung dan memfasilitasi semua kawan-kawan perempuan yang terjun di dunia politik. Ini bentuk komitmen LP2M dalam memenuhi afirmasi politik perempuan yang sudah mendapat legalitas dari negara, yakni 30 persen keterwakilan perempuan,” ujar Tanti.

    Madona, aktifis perempuan yang menjadi narasumber di kegiatan itu mengatakan, bahwa persoalan Gender, Equality, Disability dan Social Inclusion (GEDSI), merupakan isu utama dan dasar perspektif bagi perempuan dalam bekerja memperjuangkan aspirasi masyarakat.

    “Isu GEDSI ini harus mendapat pengarusutamaan dalam pergerakan, sehingga perjuangan di dunia politik bisa tersingkronisasi dengan perjuangan negara. Kita harus menegaskan komitmen ini. Kami titipkan lewat ibu-ibu yang Insyaallah akan duduk sebagai anggota legislatif nantinya,” ujar Dona.

    Ketua DPD KPPI Sumbar, Armiati yang juga hadir sebagai salah seorang peserta di acara tersebut mengatakan, bahwa tantangan bagi calon legislatif ini adalah kurangnya dukungan dari pihak eksekutif dan juga pengurus partai politik.

    “Kita punya beban ganda untuk perjuangan ini. Untuk itu mari perkuat daya juang agar semangat ini terus tumbuh. Dukungan dari LP2M seperti ini sangat bermanfaat,” ujar Armiati.

    Sementara Ka'Bati, salah seorang caleg perempuan dari Partai NasDem yang akan berlaga memperebutkan kursi DPRD Sumbar Dapil 1 Kota Padang, mengajak seluruh caleg perempuan agar tidak hanya menjadi pelengkap dan penumpang biduk ke hilir semata. Namun demikian, perempuan politisi hendaknya juga harus memiliki roh perjuangan yang jelas.

    “Bagi kami khususnya di Partai Nasdem, perspektif rensponsif GEDSI (Gender, Ekslusif, Disabilitas dan Inklusi Sosial) ini, sudah menjadi suatu kemestian. Semangat itu sudah dituangkan dalam konsep restorasi untuk perubahan Indonesia yang lebih baik," ujar Ka’bati.

    Selain memperdalam perspektif tentang GEDSI, acara yang berlangsung sehari penuh ini juga diisi dengan pelatihan menggunakan media digital untuk promosi dan branding program-program yang disampaikan oleh Mukhtar Syafi’i, seorang social media specialist. Fan