×

Iklan


Manfaatkan Rantai dan Gembok Rusak, Karutan Padang Panjang Buat Alarm di Setiap Kamar WBP

14 September 2021 | 13:50:36 WIB Last Updated 2021-09-14T13:50:36+00:00
    Share
iklan
Manfaatkan Rantai dan Gembok Rusak, Karutan Padang Panjang Buat Alarm di Setiap Kamar WBP
Rutan Padang panjang memasang alarm di setiap kamar WBP untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan (foto: Istimewa)



    Padang Panjang, Khazanah-- Sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan ketertiban di Rutan Padang Panjang, Kepala Rutan setempat Rudi Kristiawan menginstruksikan kepada jajarannya terutama bagian pengamanan untuk menyediakan alarm bahaya di masing-masing kamar blok hunian warga binaan pemasyarakatan.

     

    Menurut Rudi Kristiawan, hal itu dimaksudkan ketika malam hari ada kejadian atau bahaya yang tidak diinginkan seperti, kebakaran, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendadak sakit, kebanjiran, lampu mati, perkelahian di kamar dan sebagainya.

     

    Selain pasang alarm, Rudi juga menyampaikan untuk disetiap kamar WBP dipasang karung goni tebal berwarna coklat sebagai inventaris kamar guna menanggulangi kebakaran.

     

    Andre Astamam selalu Kepala Pengamanan Rutan Padang Panjang dibantu seluruh pegawai terkait segera melaksanakan perintah dari Karutan tersebut.

     

    Sesuai arahan  Karutan Rudi Kristiawan, untuk alarm kita dikasih ide untuk menggunakan rantai dan gembok yang sudah tidak terpakai di pasang di masing-masing pintu kamar WBP yang berjumlah 22 kamar semuanya tanpa terkecuali,” ujar Andre, Selasa (14/9).

     

    Menurut Andre, hal ini simpel dan sederhana, tapi fungsinya sangat penting sekali, misal tengah malam ada bahaya atau keadaan darurat di kamar WBP mereka bisa membunyikan alarm dengan memukulkan rantai gembok yang sudah dipasang di pintu terali besi sambil meneriakkan pemanggilan petugas.

     

    Jadi pegawai bisa langsung sigap ambil tindakan disamping pada saat kegiatan trolling, ujar andre yang mantan pegawai Lapas Padang dulunya.

     

    Berkaca dari sejumlah peristiwa kebakaran Rutan dan lapas di Indonesia, dan terakhir di Tangerang,  Rudi Kristiawan menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas terjadinya musibah itu.

     

    Untuk di Rutan Padang Panjang sendiri sebenarnya sudah lama mengantisipasi hal-hal pencegahan jauh hari sebelum Lapas Kelas I Tangerang terbakar seperti penyediaan tabung damkar aktif, pengecekan instalasi listrik berkala,” ujar Rudi, Selasa (14/9).  

     

    Selain itu  yang terpenting menurut Rudi adalah edukasi kepada seluruh jajaran agar melaksanakan tugasnya dengan baik, tanggung jawab, siaga, selalu sesuai dengan SOP.

     

    “Serta kita berikan edukasi juga kepada WBP agar tidak melakukan perbuatan yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban Rutan serta membahayakan bagi dirinya sendiri maupun orang banyak,” tegas Karutan muda itu (Novrizal Sadewa).