×

Iklan

KETUA KI SUMBAR:
Kunci Agar Tak Terjadi Sengketa dan Pidana Informasi Publik Adalah PPID

07 Juli 2022 | 16:50:38 WIB Last Updated 2022-07-07T16:50:38+00:00
    Share
iklan
Kunci Agar Tak Terjadi Sengketa dan Pidana Informasi Publik Adalah PPID

Padang, Khazminang.id-- Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumbar, Nofal Wiska membuka sesi II Monitoring dan Evaluasi (Monev) Informasi Publik 2022 di Hotel Grand Rocky Bukittinggi, Kamis (7/7).

Sesi II Monev ini diikuti oleh Pemerintahan Nagari dan Pemerintahan Desa, BUMNag, BUMD, BUMDes dan BLUD di Sumbar.

"Keterbukaan informasi publik adalah prosedur pelayanan badan publik dalam memenuhi kebutuhan hak untuk tahu publik, sesuai aturan UU 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," ujar Nofal Wiska.

    Pada kesempatan itu Nofal Wsika juga menyebut pentingnya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam mengantisipasi pidana informasi.

    "Ke depan, ketentuan pidana informasi akan digunakan publik bagi badan publik tak terbuka informasi dan dokumentasi. Ketika publik melapor ke kepolisian, jika diproses oleh penyidik dan memenuhi unsur pidananya, maka yang menjadi tersangka adalah atasan dari PPID," ujar Nofal.

    Agar tak sampai sejauh itu, Nofal berharap PPID mampu mengantisipasi, baik sengketa informasi publik maupun pidana informasi publik.

    "Sehingga itu Monev hari ini dalam rangka pengutan peran, struktur dan regulasi dalam mengelola informasi publik," pungkasnya. (han)