×

Iklan


KKN PMM Mahasiswa Unes Berakhir

13 September 2023 | 07:55:33 WIB Last Updated 2023-09-13T07:55:33+00:00
    Share
iklan
KKN PMM Mahasiswa Unes Berakhir
Tim Pengabdian KKN PMM Unes diabadikan bersama Wali Nagari dan Masdyaraskat Tani Nagari Tuik IV Koto Mudiek Kec. Batang Kapas Pesel.

Padang, Khazanah – Pelaksanaan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan skema Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN- PMM)  Universitas Ekasakti di Nagari Tuik IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan berakhir, Sabtu (09/09/2023)

Menurut Ketua pelaksana Dr. Ir. Murnita, M.P, kegiatan ini menggunakan Anggaran Dana Hibah Nomor SP DIPA-023.17.1.690523/2023 revisi ke-4, tanggal 31 Maret 2023 Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM).

Pembiayaan pengabdian kepada masyarakat mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Standar Biaya Masukkan tahun anggaran yang berlaku,” ujar Murnita.

    Salah satu komponen yang di danai adalah komponen teknologi dan inovasi. Komponen biaya imen cakup alat dan bahan yang diserahkan kepada mitra dengan dibuktikan melalui Berita Acara Serah Terima Aset (BAST) yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 6 Agustus 2023. Peralatan yang diserahkan yaitu: Mesin pemotong tanaman jagung, timbangan, mesin pemipil dan penghalus jagung serta mesin menjahit karung.

    Sedangkan produk yang dihasilkan dari kegiatan KKN-PMM adalah: Pupuk organic padat dari feses sapi dan jerami jagung , Pupuk organikcair (POC) dari urin sapi, Pakan ternak (silase) dari Jerami jagung, dan jagung halus.

    Ketua pelaksana KKN-PMM mengatakan bahwa asset yang diserahkan ini dapat  dimanfaatkan oleh mitra yaitu petani jagung  di Nagari Tuik IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan.

    “Harapan kami, semoga dapat mempermudah usaha tani dan meningkatkan nilai tambah dari jagung pipilan menjadi jagung pecah atau jagung halus. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani jagung,” harap Murnita.

    Produk yang dihasilkan dari pelatihan pembuatan pupuk organik, yaitu pupuk organik padat dan cair, sehingga mengurangi petani terhadap ketergantungan pemakaian pupuk kimia dan mengurangi biaya produksi dari usaha tani jagung.  Selain itu dengan pupuk organik kondisi Kesehatan tanah dan lingkungan akan terjaga dan berkelanjutan. Produk berikutnya yang dihasilkan adalah pakan ternak (silase) sebagai cadangan pakan di musim kemarau.

    Pada hari ini juga hadir Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas Ekasakti  Prof. Dr. Ir. I. Ketut Budaraga, M.Si. Bersama Tim dalam rangka monitoring kegiatan KKN PMM sebagai perpanjangan tangan dari Kemendikbudristek, sekalian penyerahan asset alat inovasi dan teknologi tersebut kepada mitra.  Peralatan ini harus dimanfaatan. Banyak Petani lain yang berharap dapat memiliki peralatan yang serupa tetapi belum berkesempatan untuk memilikinya,” lanjutnya.

    Sementara itu, Wali Nagari Tuik IV Koto Mudiek mengatakan masyarakat Tuik sangat berterimakasih dengan kehadiran mahasiswa KKN-PMM sudah membaur dengan masyarakat/petani jagung selama empat puluh hari.

    Mahasiswa sudah mentransfer ilmu yang didapatkan dikampus kepada masyaraka didampingi oleh 2  orang dosen Unes  Dr. Ir. Murnita, M.P dan Ir. Gusriati, M.Si dan Dr. Ir. Afrijon, M.P. dosen Universitas Taman Siswa.

    Peralatan dari kegiatan KKN-PMM ini akan di manfaatkan petani sebaik mungkin dan jagung biasa dijual dalam bentuk pipilan kedepan dapat dijual dalam bentuk jagung pecah atau tepung jagung,” ujarnya

    Wali Nagari mengharapkan kegiatan ini berkelanjutan dan tetap bisa mendapatkan pendampingan dari Perguruan tinggi, khususnya Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti.