×

Iklan


Kisah Pilu dari Luhak Nan Tuo, Warga Rao-Rao Buncah Bayi Ditemukan dalam Kardus

07 Apr 2021 | 16:46:34 WIB Last Updated 2021-04-07T16:46:34+00:00
    Share
iklan
Kisah Pilu dari Luhak Nan Tuo, Warga Rao-Rao Buncah Bayi Ditemukan dalam Kardus
Sosok bayi yang tak berdosa itu, ditemukan warga saat subuh, sekitar pukul 04.30 WIB dalam sebuah dus yang sengaja diletakan pada bangku kayu dalam pondok di Gunuang-Gunuang Jorong Pandiang Andiko Nagari Rao-Rao (foto: Destia Sastra).

Batusangkar, Khazminang.id--  Berita menyayat hati kali ini datang dari Luhak Nan Tuo, Kabupaten Tanah Datar, betapa tidak, kisah pilu kembali berulang, sesosok  bayi yang diduga sengaja dibuang orang tuanya.


    Bayi malang tersebut ditemukan warga dalam sebuah dus pada sebuah pondok kayu di pinggir kampung.

     

    Peristiwa kali ini terjadi Jorong Pandiang Andiko Nagari Rao-Rao Kecamatan Sei Tarab Tanah Datar, warga  setempat buncah ketika bayi dalam dus Rabu  (7/41) pagi subuh.

     

    Sosok bayi yang tak berdosa itu,  ditemukan warga  saat subuh, sekitar pukul 04.30 WIB dalam sebuah dus yang sengaja diletakan pada bangku kayu dalam pondok di Gunuang-Gunuang Jorong Pandiang Andiko Nagari Rao-Rao.

     

    Dalam dus itu juga ditemukan satu kotak susu formula, dot yang masih berisi susu, handuk bayi berwarna ungu, dua pasang baju bayi serta kain pembedung bayi.

     

    Bayi laki-laki itu memiliki berat badan 2,9 Kg, saat ini sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Sungai Tarab I.

     

    Saat dilakukan konfirmasi terkait penemuan bayi tersebut, Kapolres Kabupaten Tanah Datar diwakili Kapolsek Sei Tarab Iptu Irwan Ali SH  membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.

     

    "Benar, memang ada penemuan bayi laki-laki yang ditemukan warga di Gunung-Gunung Jorong Pandiang Andiko," kata Irwan Ali.

     

    Dijelaskan Irwan Ali, bayi laki-laki tersebut ditemukan warga dalam kardus merk sari murni dan dibungkus dengan menggunakan kain warna biru .

     

    "Bayi itu dirawat di Puskesmas Sungai Tarab I dan kondisinya dalam keadaan normal dan baik," katanya.

     

    Irwan Ali menilai orang tua bayi, sengaja meninggalkan bayi laki-lakinya itu dalam pondok kayu yang tidak jauh dari rumah warga.

     

    "Diduga sengaja ditinggalkan dan berharap ditemukan warga," katanya.

     

    Meski begitu Irwan Ali berharap, orang tua bayi segera menjemput kembali bayinya itu.

     

    Kejadianpembuangan bayi  ini mirip dengan kejadian yang sama pada tahun lalu, saat itu  Rabu (26/2/2020) .

     

    Saat itu, warga Nagari Tanjung Alam Kecamatan Tanjung Baru Tanah Datar juga digegerkan dengan penemuan bayi di jembatan Baburai Tanjung Alam, bahkan penemuan bayi dilokasi tersebut sudah empat kali terjadi (Destia Sastra).