×

Iklan


Keterbukaan Informasi Jadi Modal Dasar PNP untuk Masuk Zona Integritas

26 November 2021 | 14:05:30 WIB Last Updated 2021-11-26T14:05:30+00:00
    Share
iklan
Keterbukaan Informasi Jadi Modal Dasar PNP untuk Masuk Zona Integritas

Padang, Khazminang.id-- Direktur Politeknik Negeri (PNP), Surfa Yondri menegaskan keterbukaan informasi publik (KIP) menjadi efek pengganda atau multiplier effect bagi capaian lain di kampus yang dia pimpin itu.

"Sejak meraih predikat menuju informatif penilaian Komisi Informasi Pusat, maka setiap tahun PNP melakukan inovasi dan memperkukuh KIP, karena keterbukaan adalah modal dasar bagi PNP meraih capaian lainnya," kata Boyon, sapaan akrab Surfa Yondri, Jumat (26/11).

Hal itu diungkapkannya saat presentasi monitoring dan evaluasi (monev) Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat (KI Sumbar) menuju anugerah KIP tingkat Sumbar di salah satu hotel di Kota Padang.

    "Sejak komit dengan KIP menjadi dasar PNP untuk masuk zona integritas," sambung dia, di hadapan empat panelis, yakninya Erianjoni, HM Nurnas, Arif Yumardi dan Adrian Tuswandi.

    Sementara, Rektor Institut Teknologi Padang (ITP) Hendri Nofrianto menegaskan bahwa KIP menjadi trust program pemerintah pusat.

    "Dana hibah dari Kemendinbud Ristek terus mengucur ke ITP, ini karena transparan dana dan terbukanya kami mengelola dana hibah hingga pelaporan dana itu," ujar Hendri pada paparan presentasinya.

    HM Nurnas sebagai panelis pertama menggali komitmen, koordinasi dan inovasi kepada badan publik kategori perguruan tinggi pagi ini.

    "Ada lima galian saya untuk tiga nominator kategori perguruan tinggi, nyaris tak ada kelemahan dalam menjawab. Meski begitu, Monev tidak tujuan utama tapi bagainana KIP menjadi budaya baru di badan publik," ujar HM Nurnas.

    Arif juga mengingatkan perguruan tinggi negeri maupun swasta (PTN/PTS) untuk berkomitmen dan konsisten dalan penerapan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP.

    "Jadikan keterbukaan informasi sebagai roh model keterbukaan informasi publik di perguruan tinggi," ujar Arif.