×

Iklan


Keluhkan PPDB Jalur Prestasi Akademik, Wali Murid Mengadu ke DPRD Sumbar

24 Jun 2021 | 16:24:01 WIB Last Updated 2021-06-24T16:24:01+00:00
    Share
iklan
Keluhkan PPDB Jalur Prestasi Akademik, Wali Murid Mengadu ke DPRD Sumbar

Padang, Khazminang.id-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Komisi V menerima hearing dengan wali murid SMP N 8 Kota Padang soal keluhan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun 2021.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Maigus Nasir mengatakan, pihaknya memiliki fungsi pengawasan dalam pelaksanaan PPDB online 2021. Pihaknya menilai pelaksanaan PPDB online 2021 cukup berjalan baik dari tahun sebelumnya.

"Kita menampung, mendengar dan menidaklanjuti PPDB dan akan tindaklanjuti ke gubernur melalui pimpinan dan kami akan panggil Dinas Pendidikan Sumbar," ujar Maigus Nasir di ruang rapat Komisi V DPRD Sumbar, Kamis (24/6).

    Menurut Maigus, pihaknya menilai ada sedikit kelalaian pihak Dinas Pendidikan yang bisa saja berdampak pada psikologi anak.

    "Kita sarankan kepada orang tua, agar terus memotivasi anak-anak, agar dapat ikut PPDB 2021," ujarnya.

    Yulsi Munir, Wali Murid SMP N 8 Padang mengatakan, pihaknya sengaja mengadukan nasib anaknya kepada wakil rakyat di DPRD Provinsi Sumbar, agar dapat mendapatkan solusi terbaik dari pihak terkait.

    "Kami dari wali murid lulusan SMP Negeri 8 Kota Padang tahun 2021 mengadu persoalan PPDB online Sumbar tahun 2021 yang saat ini sedang berlangsung," ujar Yulsi.

    Menurut Yulsi, dari informasi awal untuk penerimaan jalur prestasi akademik berdasarkan nilai rata- rata semester I - V mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika, IPA dan IPS.

    "Nilai rata-rata dirangking adalah hasil rata- rata dikalikan dengan akreditasi sekolah dan ini sudah diujicobakan," ujarnya 

    Lanjut Yulsi, sistem penerimaan jalur prestasi akademik PPDB online 2021 tiba-tiba berubah saat pelaksanaannya. 

    "Dengan perubahan sistem ini sangat tidak fair dalam perangkingan nilai siswa," ujarnya

    Dirinya juga menilai, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar tidak konsisten.

    "Kami berharap keluhan kami direspon," ujarnya. (han)