×

Iklan


Kecelakaan Lalu Lintas di Payakumbuh Didominasi Kalangan Pelajar SMP

05 Desember 2022 | 16:12:09 WIB Last Updated 2022-12-05T16:12:09+00:00
    Share
iklan
Kecelakaan Lalu Lintas di Payakumbuh Didominasi Kalangan Pelajar SMP
Ilustrasi kecelakan lalu lintas. IST

´╗┐Payakumbuh, Khazminang.id-- Satlantas Polres Payakumbuh mencatat 12 kasus kecelakaan lalu lintas selama bulan November 2022 di daerah tersebut.

Kasat Lantas Polres Payakumbuh, Iptu Anggy Prasetyo mengatakan, terdapat satu korban tewas akibat kasus kecelakaan tersebut dan satu korban luka berat.

"Sedangkan korban luka ringan akibat kecelakaan tersebut mencapai 15 orang, serta kerugian materil sebesar Rp39.850.000," ujar Iptu Anggy, Senin (5/11).

    Dia menjelaskan, waktu kejadian kecelakaan itu paling sering terjadi rentang pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB, yaitu sebanyak enam kejadian kecelakaan.

    Iptu Anggy berujar, dari segi usia pelaku kecelakaan, banyak terjadi pada usia 16 sampai 25 tahun, sebanyak tiga orang dan usia 51 sampai 60 tahun, juga 3 orang.

    "Jika dikelompokkan berdasarkan pendidikan pelaku, yaitu sebanyak delapan orang masih duduk di bangku SLTP sederajat," tutur dia.

    Menurutnya, ada 3 faktor utama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan di jalanan, pada umumnya yaitu human eror (kelalaian pengendara), faktor kendaraan (mesin, rem, lampu dan lainnya).

    "Serta yang ketiga yaitu faktor cuaca, seperti hujan, panas, kabut ataupun asap. Awal mula kecelakaan pasti pelanggaran," tutur dia.

    Kata Anggy, ada lagi yang menjadi perhatian pihaknya, yakni pengendara yang masih di bawah umur.

    "Karena sesuai data laka lantas bulan November, cukup didominasi oleh korban dan pelaku laka dari usia yang tergolong masih labil (muda)," ujarnya.

    Dia berharap kebijakan dan pengawasan para orang tua agar tidak melepaskan begitu saja kepercayaan kepada anak untuk berkendara, karena emosi mereka cenderung masih labil.

    "Stop berkendara di bawah umur, sayangilah anak Anda, jangan beri kebebasan untuk berkendara," kata Iptu Anggy mengakhiri. (Lili Yuniati)