×

Iklan


Katanya Liga Usia Muda Askot PSSI Padang, Tapi Wasitnya ASLI

17 September 2020 | 19:00:27 WIB Last Updated 2020-09-17T19:00:27+00:00
    Share
iklan
Katanya Liga Usia Muda Askot PSSI Padang, Tapi Wasitnya ASLI
Salah satu Pertandingan Liga Usia Muda Askot PSSI Padang yang digelar di Lapangan PSTS.

"Ini Liga Askot apa turnamen biasa yang digelar organisasi sepakbola, kalau Liga Askot tentu wasitnya dari Askot yang mempunyai lisensi. Kami dari peserta tentu sangat menyangkan ini, soalnya mereka sudah membuat wadah bagi anak-anak kami, tapi dengan kondisi ini tentu kami bertanya,"
Iqbal pengurus SSB


 Padang, Khazanah- Askot PSSI Padang di bawah naungan pembinaan usia muda, telah memulai Liga Usia Muda, Kamis (17/920). Dalam laga yang ditabuh di dua lapangan yakni PSTS dan Brandon mempertandingkan kategori U-15. Namun sangat disayangkan, laga pembuka Liga Usia Muda Askot U-15 ini dipimpin wasit amatir atau yang lebih dikenal dengan istilah Asosiasi Wasit Liar (ASLI), di mana wasit ini tidak rekomendasi Askot PSSI Padang.

Dengan kondisi ini beberapa peserta yang mempertanyakan status Liga Usai Muda ini. "Ini Liga Askot apa turnamen biasa yang digelar organisasi sepakbola, kalau Liga Askot tentu wasitnya dari Askot yang mempunyai lisensi. Kami dari peserta tentu sangat menyangkan ini, soalnya mereka sudah membuat wadah bagi anak-anak kami, tapi dengan kondisi ini tentu kami bertanya," ujar Iqbal pengurus SSB yang ikut Liga Askot ini, Kamis (17/9/20).

Bidang Pembinaan usia muda Askot PSSI Kota Padang, Uthan Hal Hakim, SE didampingi operator Liga Anak Askot PSSI Kota Padang Febriandi “Tulank”, menyatakan, semua prosudur telah dilakukan, namun sampai jadwal ini tidak ada wasit resmi dari askot yang ditugaskan. "Peserta sudah berdatangan wasit tidak datang, tentu kami ambil ini siatif sendiri dengan meminta wasit yang tidak masuk anggota askot, agar pertandingan bisa dimulai," terangnya.

    Katanya, liga Askot Kota Padang adalah program awal Komite Pembinaan Usia Muda ini dan ditetapkan menjadi program awal dan siap digelar setelah melalui proses dan mekanisme panjang yang diinisiasi sejak awal tahun 2020.  Didului tahapan pendaftaran dengan berbagai syarat keikutsertaan. Diantaranya, legalitas Sekolah Sepak Bola (SSB) tim peserta. Eksistensi SSB tersebut dalam melakukan pembinaan yang rutin dan konsisten. Home Base tiap-tiap SSB serta lainnya sesuai ditetapkan regulasi dan lewati verifikasi operator kompetisi. 

    "Ini liga Usia Muda Askot, sudah dirancang jauh-jauh hari. Rencana ini sempat tertunda karena Pandemi Covid di Maret lalu, namun setelah ada petunjuk dari petinggi askot maka kami kembali melaksanakan, tapi kami tidak tahu kenapa wasit tidak hadir di lapangan," jelasnya.

    Sedangkan EXCO yang membidangi wasit Edo Wiradana menyatakan belum menerima laporan tertulis atas permintaan wasit untuk memimpin Liga Usia Muda ini. "Kita disini bersifat koordinasi kalo memang iya kita akan fasilitasi tapi memang sampai sekarang belom ada petunjuk dan arahan, jadi musti kembalikan Exco usia muda dan kompetisi gimana selanjutnya," terangnya.

    Exco Askot PSSI Padang Bidang Pembinaan Usia Muda, Surya Jufri Bitel ini ada miskomunikasi, ini akan segera diselesaikan."Sebegai EXCO yang membidangi Pembinaan Usia Muda saya pernah meminta agar Liga Usia Mudia ini ditunda, karena kasus Covid masih tinggi di Padang. Usulan ini saya sampaikan lewat WA grup pengurus. Kita akan segera menyelesaikan ini, agar Liga ini ada kejelasan," terang Bitel.

    Sekerteraris Askot PSSI Padang Masrial Ujang juga belum memberi komentar banyak, tapi dia akan segera menyelesaikan persoalanya ini akan memberi tahu ketua askot. "Ini hanya miskomunikasi, kita akan segera seleksaikan," terangnya.

    Sementara EXCO yang membidangi SDM, Afriyuzar Kamput sangat menyangkan kondisi ini. Seharusnya ini tidak terjadi kalau pengurus satu suara. "Kalau memang ditunda Liga Askot ini beri keputusan dan kembalikan dana peserta yang telah dipungut masing-masing Rp25 ribu perpemain, di mana dana ini dipungut untuk adminiastrasi pendukung pelaksaan Liga," terangnya. faisal budiman