×

Iklan


Kata Epidemiolog Unand Soal Perpanjangan PPKM Level 4 di Padang

07 September 2021 | 14:21:28 WIB Last Updated 2021-09-07T14:21:28+00:00
    Share
iklan
Kata Epidemiolog Unand Soal Perpanjangan PPKM Level 4 di Padang
Epidemilog Universitas Andalas (Unand), Defriman Djafri. IST

Padang, Khazminang.id-- Pemerintah memutuskan memperpanjang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Padang dan sejumlah daerah lainnya. Perpanjangan PPKM Level 4 di Padang itu berlaku mulai 7 sampai 20 September 2021.

Keputusan itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual pada Senin (6/9/2021) malam. Dia menyebut PPKM Level 4 diberlakukan di 23 kabupaten dan kota.

Menanggapi hal itu, Epidemilog Universitas Andalas (Unand), Defriman Djafri menilai, perpanjangan PPKM Level 4 di Kota Padang merupakan evaluasi pemerintah pusat. Menurutnya, pemerintah pusat tak hanya menilai dari kasus aktif Covid-19 saja, tetapi juga terkait testing angka Covid-19.

    "Sejatinya, pemerintah pusat tak hanya menilai kasus Covid-19 atau peningkatannya saja. Tetapi, juga melakukan testing mengenai angka Covid-19 itu sendiri," kata Defriman Djafri, Selasa (7/9).

    Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unand ini juga menilai, pemerintah pusat juga melihat dari indikator kesediaan rumah sakit di daerah.

    Menurutnya, pertimbangan lain pemerintah pusat untuk memperpanjang PPKM Level 4 di daerah ini, bisa saja disebabkan data yang didapatkan pemerintah pusat dari pemerintah daerah berbeda dengan data yang yang ditemui di daerah.

    "Mau tak mau, tentu daerah harus ikuti apa yang telah ditetapkan oleh pusat. Tapi kalau memang penetapan ini dinilai tak sesuai dengan yang terjadi di daerah, Pemda berhak melakukan verifikasi soal ini," sambung dia.

    Hal itu, kata Defriman, bertujuan agar data yang diperoleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sesuai. Hal ini juga harus diukur dengan bobot yang sama (sinkron).

    Ia menilai, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, juga harus melihat secara subjektif, salah satunya melihat penerapan PPKM Level 4 di daerah yang masih diperpanjang, Kota Padang contohnya.

    “Kita lihat dalam PPKM Level 4 di Kota Padang, saya merasa seperti tidak suasana dalam PPKM Level 4. Hal ini juga dilihat dari aktivitas masyarakat seperti biasa, tidak terjadinya pengawasan terhadap prokes yang ketat," bebernya.

    Dengan demikian, ulas dia, hal ini tentu ditakutkan juga masyarakat yang terpapar Covid-19, tetapi tidak terlaporkan ke pemerintah.

    Kasus Melandai, Terus Tingkatkan Testing

    Defriman juga menyoroti angka Covid-19 yang sudah mulai melandai di Kota Padang. Menurutnya, memang sudah terjadi indikator penurunan kasus. Meskipun demikian, dirinya juga menyinggung angka teting Covid-19 yang juga sangat menurun.

    Di awal pandemi, kata dia, pemerintah melakukan testing Covid-19 lebih dari 25 ribu per minggunya. Namun saat in, sangat jauh menurun. Menurutnya, hal ini juga berdampak dengan kasus yang menurun di Kota Padang.

    “Seharusnya mengenai hal ini, langkah yang baik dilakukan adalah saat kasus menurun, testing lebih ditingkatkan lagi. Ini sangat bagus, karena penilaian kasus lebih akurat,” harap dia.

    Dengan ditingkatkannya testing Covid-19 di daerah ini, kata Defriman, pemerintah daerah bisa mengambil kebijakan yang baik. (Inoval Agesly)