×

Iklan


Kasus Dugaan Korupsi Perluasan Lahan Gambir di Limapuluh Kota Masuki Babak Baru

22 Jul 2021 | 17:22:13 WIB Last Updated 2021-07-22T17:22:13+00:00
    Share
iklan
Kasus Dugaan Korupsi Perluasan Lahan Gambir di Limapuluh Kota Masuki Babak Baru
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Payakumbuh, Suwarsono didampingi Kasi Intel, Robby Prasetya dan para Kasubag dalam press release yang digelar di Aula Kejaksaan setempat di Kawasan Koto Nan IV, Kamis (22/7) siang.

Payakumbuh, Khazminang.id-- Kasus dugaan korupsi perluasan gambir sekitar 250 hektar di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi belasan tahun lalu, memasuki babak baru pascapenangkapan dan penahanan tersangka AKY, Ketua Kelompok Tani Tuah Sakato pada Selasa 11 Mei 2021 di Nagari Lubuak Alai, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota sekitar pukul 17.00 WIB.

Sebelum berhasil menangkap AKY yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu, Kejaksaan harus berkerja keras untuk mengetahui di mana keberadaannya.

AKY dijadwalkan akan mengikuti persidangan di Pengadilan Tipikor Padang pada Jumat 23 Juli 2021 mendatang. Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Payakumbuh, Suwarsono didampingi Kasi Intel, Robby Prasetya dan para Kasubag dalam press release yang digelar di Aula Kejaksaan setempat di Kawasan Koto Nan IV, Kamis (22/7) siang. 

    "Kasus dugaan korupsi yang melibatkan tersangka AKY memasuki babak baru dengan akan digelarnya persidangan sidang perdana direncanakan besok di Pengadilan Tipikor Padang," sebutnya. 

    Kajari juga menambahkan, sejauh ini belum ada penambahan tersangka baru dalam perkara yang merugikan keuangan negara sekitar 2 miliar rupiah itu. Proyek yang bersumber dari APBN tersebut merupakan Pokok Pikiran (Pokir) mantan Anggota DPR-RI, Riau Azwar Ches Putra (Alm).

    "Sejauh ini belum ada penambahan tersangka baru, meski kita sudah meminta keterangan sejumlah pihak pasca-AKY ditahan, namun tidak tertutup ada. Kita lihat saja perkembangan ke depan," ucap Suwarsono diamini sejumlah anak buahnya itu. (Lili Yuniati)