×

Iklan


Kapolresta Bukittinggi: Operasi Keselamatan 2024, Penting untuk Masyarakat

04 Maret 2024 | 08:52:59 WIB Last Updated 2024-03-04T08:52:59+00:00
    Share
iklan
Kapolresta Bukittinggi: Operasi Keselamatan 2024, Penting untuk Masyarakat
Kapolresta Bukittinggi menyerahkan helm untuk masyarakat pengendara

Bukittinggi, Khazanah - Operasi Keselamatan 2024 sekaligus pencanangan aksi keselamatan jalan dimulai di wilayah hukum Polresta Bukittinggi, ditandai apel gelar pasukan dipimpin Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati di halaman Markas Polresta Bukittinggi, Sabtu (2/3).

Apel tersebut diikuti seluruh jajaran Polresta Bukittinggi, instansi terkait dari TNI, Dishub, BPBD, Satpol PP, Jasa Raharja, PMI, Mahasiswa, Pengusaha Angkutan, Pelajar serta Komunitas Masyarakat dari Ojek Online, Komunitas Roda 2 dan 4 yang ada di Bukittinggi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif kepolisian dalam rangka menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), dan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas juga sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

    Pada sambutannya, Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati menyampaikan pentingnya operasi keselamatan ini sebagai langkah strategis menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang operasi ketupat, yang biasanya juga diikuti dengan peningkatan volume lalu lintas dan potensi risiko penyebab kecelakaan.

    “Operasi keselamatan 2024 ini kita laksanakan tidak hanya sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas saja, tapi juga sebagai upaya kita bersama untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Aksi keselamatan jalan yang kita canangkan hari ini diharapkan menjadi momentum bagi kita semua untuk lebih peduli dan bertanggung jawab demi keamanan bersama di jalan raya,” jelas Yessi Kurniati.

    Selama operasi keselamatan 2024 berlangsung, pihak Polresta Bukittinggi akan meningkatkan patroli keamanan dan pengawasan di berbagai titik rawan kecelakaan dan pelanggaran. Selain itu, juga akan digelar berbagai kegiatan edukatif dan persuasif yang humanis kepada masyarakat, seperti sosialisasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas di sejumlah titik penting serta sekolah-sekolah.

    Kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan dan meminimalisir risiko fatalitas korban laka lantas. Dalam pelaksanaan operasi Keselamatan Singgalang tahun ini ada 7 pelanggaran prioritas.

    Pelanggaran dimaksud seperti pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan telepon seluler, pengemudi yang masih dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm, menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, melawan arus lalu lintas, pengemudi yang tidak menggunakan safety belt dan mengemudikan kendaraan bermotor ugal-ugalan serta pelanggaran over dimension dan overload.

    Melalui sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan operasi keselamatan 2024 ini dapat berlangsung sukses dan mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu terciptanya situasi Kamseltibcar Lantas yang kondusif di wilayah hukum Polresta Bukittinggi.

    "Operasi keselamatan Singgalang 2024 ini akan berlangsung selama 14 hari terhitung mulai tanggal 4 Maret 2024 hingga 17 Maret 2024," ucap Yessi Kurniati.

    Pada kegiatan apel tersebut Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati juga menyerahkan secara simbolis helm kepada perwakilan komunitas dalam rangka pencanangan aksi keselamatan jalan. (iwin sb)