×

Iklan


Jokowi Tolak Perpanjangan Jabatan, Relawan Alihkan Dukungan ke Ganjar Pranowo di 2024

15 September 2021 | 14:48:22 WIB Last Updated 2021-09-15T14:48:22+00:00
    Share
iklan
Jokowi Tolak Perpanjangan Jabatan, Relawan Alihkan Dukungan ke Ganjar Pranowo di 2024
Relawan Jokowi Mania akan mengalihkan dukungan dan berganti nama menjadi GP Mania untuk mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. ANTARA

Jakarta, Khazminang.id-- Relawan Jokowi Mania berencana mendeklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai calon presiden Pilpres 2024. Keputusan itu dibuat usai Presiden Joko Widodo menyatakan penolakan terhadap perpanjangan maupun penambahan masa jabatan presiden.

Ketua Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer mengatakan pihaknya mencari sosok pemimpin baru pengganti Jokowi. Mereka merasa Ganjar paling cocok diusung di 2024.

"Karena presiden kemarin dengan tegas menolak gagasan dan wacana tiga periode dan perpanjangan, kita sudah tidak relevan lagi masa durasi pemerintahan Jokowi," kata Imanuel, dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (15/9).

    Imanuel menyampaikan pihaknya akan membentuk elemen relawan bernama Ganjar Pranowo Mania alias GP Mania. Kelompok relawan itu akan berisi orang-orang Jokowi Mania.

    Dia menyampaikan GP Mania akan dideklarasikan di Jawa Timur pada Jumat (17/9). Gerakan ini akan diikuti oleh Jokowi Mania di daerah-daerah lainnya.

    "Jawa Timur akan jadi pelopor karena Jawa salah satu basis massa terbesar kan di Jawa Timur. Kita akan kuatkan di Jawa Timur," tuturnya.

    Sebelumnya, Ganjar selalu masuk tiga besar bursa kandidat capres 2024 di berbagai survei. Misalnya, saat Ganjar menempati posisi kedua di survei terbaru Indikator Politik Indonesia.

    Pada survei yang digelar 30 Juli-4 Agustus, Indikator mencatat elektabilitas Ganjar mencapai 20,8 persen. Angka itu naik sekitar 7 persen dari bulan April. Tingkat keterpilihan Ganjar hanya kalah dari Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

    Meski punya potensi dari segi elektoral, perjalanan Ganjar menuju 2024 tidak mulus. Ia mendapat hambatan dari partainya sendiri, PDIP.

    PDIP lebih memilih sang putri mahkota, Puan Maharani. Bahkan,Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDIP Bambang "Pacul" Wuryanto menyebut partainya sudah sepakat mendorong Puan sebagai cawapres.

    "Rumusnya, Puan Maharani teh botol sosro. Apapun makanannya, minumnya teh botol sosro.Ya to? Siapa pun calon presidennya, wakilnya PM (Puan Maharani)," ucap Bambang dalam sebuah rekaman yang beredar pada Juni 2021. (cnn)