×

Iklan

POLISI DALAMI DUGAAN PEMBUNUHAN
Jenazah Driver Transportasi Online Ditemukan di Bawah Jembatan Api-api Pessel

04 November 2021 | 19:13:05 WIB Last Updated 2021-11-04T19:13:05+00:00
    Share
iklan
Jenazah Driver Transportasi Online Ditemukan di Bawah Jembatan Api-api Pessel

Painan, Khazminang.id-- Sesosok mayat laki-laki ditemukan di bawah Jembatan Muaro Api-api, Kenagarian Api-api, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (4/11) dini hari.

Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim, AKP Hendra Yose mengatakan, korban diduga bernama Untung Kurniawan (47).

Pihaknya bakal mengautopsi jenazah tersebut untuk mencari tahu penyebab kematian warga Jalan Proklamasi (Tarandam), Kecamatan Padang Timur, Kota Padang itu.

    "Pada korban, ditemukan luka tusuk di leher sebelah kanan dan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi," ujar dia kepada Khazminang, Kamis (4/11).

    Informasi yang beredar, jasad itu diduga korban pembunuhan. Ia merupakan salah seorang driver atau pengemudi salah satu transportasi online. Namun, informasi ini belum dipastikan oleh polisi.

    "Apa motifnya belum diketahui. Saat ini kami masih mendalami dan dalam proses penyelidikan," ucapnya singkat.

    Ditemukan Nelayan Saat Menjala Ikan

    Berdasarkan keterangan warga setempat, Eggo, korban ini ditemukan oleh dua orang nelayan yang hendak menarik jala ikan di daerah itu.

    Kemudian nelayan mengira jala ikan tersebut tersangkut kayu karena terasa berat saat ditarik. Akan tetapi, setelah ditarik, malah seperti memegang kaki.

    Kemudian kedua orang nelayan tersebut langsung membawanya ke salah satu warung terdekat dan melaporkan pada pihak kepolisian. 

    Saat itu, di tubuh korban terdapat seperti luka tusukan pisau pada bagian leher sebelah kanan.

    "Korban ditemukan oleh dua orang nelayan yang sedang menjala ikan. Penyebabnya belum diketahui, karena pihak kepolisian sedang mengindentifikasi," kata dia.

    Kakak kandung korban, Samsualdi menyampaikan, sebelum jenazah ditemukan, sang adik sempat berkomunikasi bahwa ia (korban) hendak mengantarkan penumpang, lalu setelah itu hilang kontak.

    "Saya berharap semoga tersangka secepatnya ditemukan dan dihukum sesuai perbuatan yang diperbuatnya," ucapnya. (Mil Hendrawandi)