×

Iklan

RESPON TANGGAP DARURAT BENCANA
JEMARI Sakato Bersihkan Sekolah Tertimbun Lumpur di Pessel

01 April 2024 | 07:27:29 WIB Last Updated 2024-04-01T07:27:29+00:00
    Share
iklan
JEMARI Sakato Bersihkan Sekolah Tertimbun Lumpur di Pessel

Pessel, Khazanah – Raut wajah gembira terlihat jelas di wajah Dahlia, Kepala SDN 20 Talawi, Kecamatan 11 Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Bantuan yang sangat diharapkan itu akhirnya tiba. Kegembiraan serupa juga dirasakan sekolah lainnya, seperti SDN 12 Dusun dan SDN 11 Kampung Tarandam yang berada di Kecamatan yang sama dan juga ditimpa musibah banjir dan longsor.

“Sejak terjadinya bencana banjir dan longsor pada 7-8 Maret 2024 lalu, belum ada bantuan yang datang ke sekolah kami. Alhamdulillah, kehadiran dan pergerakan tim  JEMARI Sakato sangat membantu dan memberikan semangat buat kami,” ujar Dahlia penuh semangat, Rabu (27/03/2024).     

Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan di awal Maret itu, telah mendatangkan banyak duka. Masyarakat terdampak sampai saat ini masih sibuk membersihkan rumah masing-masing, sehingga belum ada kesempatan untuk gotong royong membersihkan sekolah-sekolah terdampak.

    “Kegiatan Respon Bencana oleh Lembaga JEMARI Sakato Sumatera Barat sejak 16 Maret 2024 lalu, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

    Agenda pembersihan sekolah ini merupakan salah satu agenda respon tanggap darurat JEMARI Sakato yang direncanakan dalam waktu 45 hari ke depan.

    Ernawati, Kepala SDN 11 Kampung Tarandam mengatakan, beberapa hari ini guru-guru sudah memulai melakukan pembersihan, namun hanya sedikit yang bisa dilakukan karena tebalnya lumpur yang masuk ke sekolah. Dengan dukungan tim JEMARI Sakato yang bekerjasama dengan PMI Sumatera Barat, proses pembersihan bisa berlangsung cepat.

    Sekalipun dalam kondisi berpuasa, para guru dan murid-murid bersama tim respon berjibaku melakukan pembersihan sekalian menyelamatkan banyak dokumen-dokumen penting di sekolah yang masih bias diselamatkan.


    Tim JEMARI Sakato membagikan hygiene kit dengan mendorong peran serta Posyandu. 


    Direktur Eksekutif JEMARI Sakato, Anggun Mustika Yanti didampingi Fitri Yani, Tim Fasilitator JEMARI Sakato menyebut, selain membersihkan beberapa sekolah, JEMARI juga melakukan beberapa kegiatan penting  lainnya. Setelah proses pembersihan sekolah, akan dilanjutkan dengan kegiatan dukungan psikososial untuk mengasah kepekaan murid-murid serta hiburan paska bencana.

    “Kegiatan psikososial dalam bentuk permainan dan hiburan ini akan melibatkan seluruh murid-murid,” tambah Anggun.

    Ditambahkan Fitri Yani, setelah pembersihan, agenda selanjutnya adalah program khusus “Back to School” berupa dukungan alat tulis dan tas sekolah untuk menunjang proses pembelajaran di sekolah.

    Menurut Fikon Dt. Sati, selaku Program Manager Program Respon Banjir Longsor yang dilaksanakan JEMARI Sakato di Pesisir Selatan, pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Gubernur Sumatera Barat No.360-216-2024 tentang Status tanggap darurat bencana alam banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat.

    JEMARI Sakato bersama berbagai NGO lain memberikan dukungan karena ini merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai bagian dari anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB Sumbar), JEMARI Sakato terpanggil untuk ikut meringankan beban masyarakat.

    Lebih lanjut Fikon menyebutkan, respon JEMARI Sakato diawali dengan melakukan kaji cepat (rapid  assessment) pada 5 hari pertama. Hasil kaji cepat ini yang selanjutnya dirumuskan menjadi program respon. Beberapa kegiatan dan sasaran sudah di rencanakan untuk selama 40 hari.

    “Dukungan yang diberikan selain yang telah disampaikan diatas, juga dilakukan pembagian hygiene kit dengan mendorong peran serta Posyandu di nagari dan distribusi air bersih,” jelas Fikon yang  merupakan mantan Anggota KPU Sumbar ini.

    JEMARI Sakato sendiri merupakan lembaga nirlaba yang bekerja dan fokus pada isu tata kelola pemerintahan, perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi dan juga terlibat dalam agenda-agenda kemanusiaan untuk respon bencana di beberapa wilayah propinsi di Indonesia. 

    Paska musibah bansor Pesisir Selatan ini, JEMARI Sakato bersama Save The Children Indonesia menjalin kerjasama mulai dari masa tanggap darurat hingga saat ini. Kerjasama ini dalam rangka memberikan dukungan bagi pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mulai dari asesmen awal, tanggap darurat dan harapannya nanti dalam masa proses transisi pemulihan kearah yang lebih baik. (devi)