×

Iklan


Jaksa Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Padang

21 September 2021 | 22:05:08 WIB Last Updated 2021-09-21T22:05:08+00:00
    Share
iklan
Jaksa Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Padang
Kepala Kejari Padang, Ranu Subroto.

Padang, Khazminang.id-- Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang tahun anggaran 2020.

Dalam surat panggilan Kejari Padang dengan nomor B.3671/L.3.10/fd/I/09/2021 tertanggal 17 September 2021 itu, tertulis bahwa dugaan tindak pidana korupsi terkait dana hibah tahun anggaran 2020.

Kepala Kejari (Kajari) Padang, Ranu Subroto mengatakan, dalam penyelidikan ini, pihaknya telah memanggil tiga orang saksi yang berasal dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Kota Padang.

    Menurut dia, pihaknya telah memintai keterangan dua orang saksi dari KONI Padang, yaitu AS dan K. Sedangkan satu saksi lainnya berasal dari Dinas Pemuda dan Olahraga berinisial J, ia telah dimintai keterangan pada Senin (20/9).

    Pemanggilan ini, kata Ranu, dilakukan untuk meminta klarifikasi setelah pihaknya menerima adanya laporan.

    “Ada laporan, makanya kita lakukan klarifikasi dengan memanggil sejumlah pejabat tersebut,” kata Ranu Subroto didampingi Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Therry Gutama kepada wartawan, Selasa (21/9).

    Namun Ranu mengatakan, pemanggilan ini dilakukan untuk melihat apakah ada unsur tindak pidana melawan hukum dan kerugian keuangan negara atau tidak.

    “Sejauh ini masih klarifikasi. Belum tahu ada tindak pidana korupsi,” sebutnya.

    Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Padang, Therry Gutama menambahkan, saksi berinisial J yang berasal dari Dinas Pemuda dan Olahraga, dipanggil pada Senin (20/9) lalu. Sedangkan dua orang saksi dari KONI Padang, yaitu AS dan K, dipanggil pada Selasa (21/9).

    “Penyelidikan masih berjalan. Tidak tertutup kemungkinan ada pihak terkait lain yang akan kita mintai keterangan,” sebut Eks Kasi Intel Kejari Dharmasraya ini. (Murdiansyah Eko)