×

Iklan


Jaksa Belum Siap, Wakil Bupati Sijunjung Batal Dengar Tuntutan

07 Juli 2020 | 16:12:12 WIB Last Updated 2020-07-07T16:12:12+00:00
    Share
iklan
Jaksa Belum Siap, Wakil Bupati Sijunjung Batal Dengar Tuntutan
Terdakwa saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Padang.

Padang, Khazminang-- Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy yang kini menjadi terdakwa kasus dugaan perusakan kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Barat (Sumbar), batal mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Padang, Selasa (7/6). Belum siapnya berkas tuntutan JPU menjadi penyebab utama penundaan sidang.

"Belum bisa dibacakan majelis, karena tuntutan belum siap. Sehingga kami meminta waktu satu minggu," ucap JPU, Pitria kepada majelis hakim dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Padang, Selasa (7/7).

Menanggapi permintaan JPU tersebut, majelis hakim pun mengabulkannya dengan memberikan waktu satu minggu untuk merampungkan berkas tuntutan terhadap Arrival Boy itu.

    "Baiklah, sidang ini kita tunda dan dilanjutkan lagi pada pekan depan, dengan agenda tuntutan," tegas hakim ketua sidang, Ade Zulfiana Sari didampingi Khairuddin dan Merry.

    Usai sidang, terdakwa yang saat itu memakai kaca mata dan masker, langsung keluar dari ruang sidang dengan didampingi ajudannya.      

    Diberitakan sebelumnya, Arrival Boy diduga menjadi otak intelektual atas peristiwa perusakan kantor DPD Partai Golkar Sumatera Barat yang terjadi pada 15 April, dua tahun silam.

    Hal itu terkuak setelah dua terpidana dalam kasus yang sama, yakninya M Hartani (40) dan Haliman Hamid (49) yang divonis bersalah dengan hukuman masing-masing tiga bulan penjara oleh majelis hakim pada Pengadilan Negeri Kelas IA Padang pada Oktober 2019 lalu. Berdasarkan salinan putusan kedua terdakwa, mereka melakukan aksinya atas suruhan Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy. (Murdiansyah Eko)