×

Iklan


Jadwal Pemilu 2024 di Tangan Presiden

26 September 2021 | 22:21:00 WIB Last Updated 2021-09-26T22:21:00+00:00
    Share
iklan
Jadwal Pemilu 2024 di Tangan Presiden
Ilustrasi. NET

Jakarta, Khazminang.id-- Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Benni Irwan mengatakan, pemerintah telah memiliki beberapa pilihan jadwal pemungutan suara Pemilu 2024. Pilihan itu kemudian akan dibahas lebih lanjut dengan kementerian/lembaga terkait dan diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Nanti Presiden yang akan memutuskan. Masing-masing pilihan ada plus minusnya jadi perlu diperhitungkan dengan matang,” ujar Benni, Minggu (26/9).

Dia mengatakan, terdapat beberapa pilihan waktu hari pemungutan suaram salah satunya 24 April 2024. Masing-masing alternatif jadwal pencoblosan pemilu mempunyai kelebihan dan kekurangan. Sebelum diputuskan, pilihan jadwal pemungutan suara beserta permasalahannya masing-masing perlu dibahas bersama dengan Komisi II DPR, KPU, Bawaslu, serta DKPP.

    Rapat koordinasi akan segera dilakukan guna mencari waktu terbaik. Hal ini telah ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD bahwa presiden yang akan memutuskan jadwal pemungutan suara Pemilu 2024. Keputusan akan diambil melalui rapat kabinet terbatas.

    "Yang akan memutuskan pilihan-pilihan itu adalah presiden melalui suatu rapat kabinet terbatas. Tetapi, nanti kita akan sampaikan semua problem atau kelebihan dan kekurangan setiap tanggal yang akan ditentukan bersama oleh presiden bersama DPR, bersama KPU," ujar Mahfud dikutip siaran Youtube Kemenko Polhukam, Jumat.

    Mahfud juga menyebutkan, jadwal pemungutan suara untuk pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) pilihan utamanya jatuh pada 24 April 2024. Menurut dia, pilihan ini muncul usai pembahasan simulasi jadwal Pemilu 2024 bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPR.

    "Pileg dan pilpres itu pilihan utamanya jatuh pada tanggal 24 April. Ini nanti akan dipertajam lagi dengan segala problem-problem teknis dan yuridis yang menyertainya," kata Mahfud.

    Ditetapkan KPU

    Semnetar anggota KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan, UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengamanatkan hari, tanggal, dan waktu pemungutan suara Pemilu ditetapkan oleh KPU. Namun, Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur jadwal, tahapan, dan program tetap perlu dikonsultasikan kepada DPR dan pemerintah.

    "Undang-Undang Pemilu menentukan bahwa penentuan hari, tangggal pemungutan suara ditetapkan oleh KPU," ujar Hasyim.

    Dia menjelaskan, Pemilu 2024 tentu berbeda dengan Pemilu 2019 lalu, karena di tahun yang sama ada penyelenggaraan Pilkada serentak di seluruh Indonesia. Dengan demikian, pola pelaksanaan tahapan dan waktunya tidak bisa sama seperti Pemilu sebelumnya, termasuk hari pemungutan suara yang jatuh pada April.

    Hasyim mengatakan, perlu pertimbangan atas pelaksanaan tahapan pilkada yang beririsan dengan tahapan pemilu. Salah satunya, waktu yang memadai dan kepastian hukum terkait hasil pemilihan legislatif DPRD provinsi maupun kabupaten/kota setelah disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi syarat pencalonan pilkada jalur partai.

    Apabila pemungutan suara pemilu tetap digelar April, maka tidak ada waktu yang cukup untuk proses pencalonan pilkada dari jalur partai politik. Menurut Hasyim, sebaiknya pencoblosan dilakukan lebih awal seperti Februari atau Maret untuk mengantisipasi permasalahan tersebut.

    "Supaya kemudian kepastian hukumnya segera diketahui ada baiknya pemungutan suara maju daripada April," kata Hasyim. ryn/rol