×

Iklan


Izet Si Pemalak jadi Bahan Lucu-lucuan, Ini Kata Pengamat

13 Jul 2021 | 23:37:51 WIB Last Updated 2021-07-13T23:37:51+00:00
    Share
iklan
Izet Si Pemalak jadi Bahan Lucu-lucuan, Ini Kata Pengamat
KONTEN kreator asal Solok, juga tak luput memparodikan aksi Izet, pelaku pemalakan sopir truk di Indarung, Sabtu (10/7) lalu. IST

Padang, Khazminang.id—Rekaman video viral aksi pemalakan disertai kekerasan yang dilakukan pria mengaku bernama Izet terhadap seorang sopir truk di area PT. Semen Padang, seperti masih enggan meninggalkan ruang-ruang publik di jagad maya. Bahkan, para konten kreator memanfaatkan momen itu untuk membuat parodi dan meme lucu-lucuan yang menampilkan gambar Izet.

“Ini sebenarnya adalah bentuk kritik sosial masyarakat. Masyarakat yang marah dan geram, mencoba mengangkat fenomena ini menjadi sebuah tontonan yang lucu. Di satu sisi, tentunya menghancurkan personalitas, karena terkadang sangat berlebihan. Tapi ada juga yang lucu. Ya membuat kita sedih juga,” kata pengamat komunikasi massa, Abdullah Khusairi, Selasa (13/7).

Dosen Ilmu Komunikasi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang itu mengatakan, fenomena kemunculan meme atau parodi preman Izet ini tak terlepas dari kemajuan teknologi. Meski menghancurkan secara personalitas, namun kemunculan meme dan parodi Izet itu adalah sebuah resiko dari perbuatan yang dibuat oleh pelaku.

    “Selama ini tidak ada tempat, sekarang ada new media. Kemudian ini ironi sosial yang dikritik oleh publik. Sebenarnya publik marah, geram dan bahkan secara tak langsung ikut ‘menghukum’ si pelaku, tapi dengan cara lucu. Karena memang publik tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali berkomentar,” jelasnya sebagai dilansir langgam.id.

    “Jadi sebenarnya media sosial itu, netizen itu ada selalu dengan isu sesuatu di ruang publik. Komen netizen itu sekarang seperti hyena. Mereka berkelompok. Nah mereka ribut, apa saja dimakan dan dibawa berkelahi. Hyena itu harus ada musuh,” ujar Khusairi.

    Ia menyebutkan, pada dasarnya masyarakat saat ini butuh hiburan di tengah pandemi. Keberanian kernet sopir untuk memvideokan kejadian itu, juga patut diapresiasi.

    “Saya mengapresiasi teman sopir truk berani (video). Saya kira itu cara melawan, karena melawan orang mabuk tidak mungkin. Itu dalam bentuk perjuangan untuk bebas dari ketidakadilan,” ujarnya.

    Doktor Ilmu Komunikasi itu juga mengatakan, munculnya meme dan parodi, adalah cara publik mengapresiasi kerja dari rekan sopir yang berani merekam video. Hal itu membuat semua orang membenci apapun yang berbau ketidakadilan.

    “Itulah ekspresi, ekspresi itu awalnya marah kemudian beralih ke lucu, menjadi sindiran. Sesuatu yang janggal, makanan media sosial, makanan new media. Karena media sosial adalah ruang publik yang butuh isu baru, isu yang bernilai keunikan, yang setiap waktu mereka mencari itu. Kebetulan di Sumbar, ya seperti Izet ini,” tambahnya.

    Masih Diburu Polisi

    Diberitakan sebelumnya, jajaran Polda Sumbar terus memburu Izet, terduga pelaku pemalakan disertai penganiayaan terhadap sopir truk pengangkut semen bernama Andre di area PT. Semen Padang, Sabtu (10/7) pekan lalu. Selain telah mengantongi identitas lengkap pelaku, pihak kepolisian juga sudah mulai mengendus keberadaan pria yang dijuluki warganet Sumbar “urang bagak” itu.

    Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, pihaknya sudah mengetahui identitas Izet. Bahkan tim penyidik sudah mendatangi rumah Izet di kawasan Pauh, Kota Padang. Namun Izet tidak ada di rumahnya. “Yang bersangkutan kabur ke luar daerah,” ujar Stefanus Satake Bayu Setianto, Senin (12/7).

    Kini aparat Polda Sumbar sedang melakukan pencarian terhadap Izet. Sebelum ditangkap, polisi meminta Izet lebih baik menyerahkan diri. “(Izet) menyerahlah daripada kami melakukan tindakan lebih tegas,” sambung Satake.

    Penagasan itu juga disampaikan Kapolsek Luki, AKP Lija Nesmon. “Ke manapun dia (pelaku) kabur dan melarikan diri, akan kami kejar. Akan kami buru sampai dapat,” kata Lija Nesmon, Senin (12/7).

    Diketahui, sejak akhir pekan lalu warganet di Sumbar dihebohkan sebuah video viral. Seseorang pria yang mengaku bernama Izet, memeras sopir truk yang membawa muatan semen di area PT. Semen Padang. Selain dan menghardik korban dengan kata-kata kotor, pria yang mengaku urang bagak dan punya hobi mabuk dan bacakak itu, juga terlihat beberapa kali memukul korban. Ryan Syair