×

Iklan

OLIMPIADE TOKYO 2020
Indonesia Masih yang Memimpin di ASEAN: Minim Atlet, Banyak Medali

04 Agustus 2021 | 15:20:03 WIB Last Updated 2021-08-04T15:20:03+00:00
    Share
iklan
Indonesia Masih yang Memimpin di ASEAN: Minim Atlet, Banyak Medali
Kontingen Indonesia saat upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020. AFP

Jakarta, Khazminang.id-- Indonesia menjadi salah satu negara paling efisien di Olimpiade Tokyo 2020. Dengan jumlah atlet yang sedikit, yakni 28 atlet, Indonesia mampu merebut banyak medali.

Indonesia mengakhiri Olimpiade Tokyo 2020 dengan torehan 1 emas, 1 perak, dan tiga medali perunggu. Hingga pukul 13.00 WIB, Rabu (4/8), Indonesia masih berada di posisi 39 klasemen sementara perolehan medali bersama Austria dan Serbia.

Jika dihitung dari jumlah perolehan medali di Olimpiade Tokyo 2020, maka Indonesia, Austria, dan Serbia berada di posisi 27. Namun, Indonesia lebih efisien ketimbang Austria dan Serbia di Olimpiade Tokyo dalam hal jumlah wakil atlet dan raihan medali.

    Indonesia hanya meloloskan 28 atlet ke Tokyo dan Austria memiliki 60 atlet yang berlaga di Olimpiade 2020. Sedangkan Serbia mengirim 86 atlet, termasuk petenis putra nomor satu dunia Novak Djokovic.

    Berdasarkan situs resmi Olimpiade, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling efisien di Olimpiade Tokyo. Hingga saat ini Indonesia hanya kalah dari Kosovo dan Qatar.

    Kosovo (11 atlet) dan Qatar (16 atlet) punya jumlah atlet lebih sedikit daripada Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, namun sukses meraih medali emas lebih banyak. Hingga pukul 13.00 WIB, Kosovo dan Qatar berada di posisi 30 dengan 2 medali emas.

    Indonesia jauh lebih efisien daripada banyak negara yang saat ini posisinya berada di bawah tim Merah Putih pada klasemen Olimpiade Tokyo meski mengirim puluhan hingga ratusan atlet.

    Portugal yang mengirim 92 atlet masih belum mampu merebut emas dan berada di posisi 62 klasemen dengan 1 perak dan 2 perunggu. Selain itu ada Kazakhstan (93 atlet) di posisi 75 dengan tiga perunggu, atau India (125 atlet) di posisi 64 dengan 1 perak dan 1 perunggu.

    Masih banyak negara yang mengirim ratusan atlet namun secara peringkat klasemen medali Olimpiade Tokyo di bawah Indonesia, seperti Turki (108 atlet), Republik Irlandia (116 atlet) dan Mesir (133 atlet).

    Indonesia Masih Memimpin di ASEAN

    Indonesia masih menjadi negara ASEAN terbaik di Olimpiade Tokyo 2020 hingga Rabu (4/8). Indonesia memimpin atas Filipina di klasemen sementara medali Olimpiade Tokyo.

    Hingga Rabu petang pukul 14.30 WIB, Indonesia masih berada di posisi 39 klasemen sementara medali Olimpiade Tokyo bersama Austria dan Serbia. Ketiga negara sama-sama mengoleksi 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

    Di antara negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN, Indonesia masih memimpin perolehan medali di Olimpiade Tokyo. Indonesia masih unggul atas Filipina yang berada di posisi 44 dengan mengoleksi 1 emas dan 1 perak.

    Di posisi ketiga ada Thailand yang memiliki 1 medali emas dan berada di posisi 54 klasemen sementara. Thailand merebut satu medali emas melalui Panipak Wongpattanakit dari cabang taekwondo 49 kilogram putri.

    Selanjutnya ada Malaysia yang berada di posisi 79 dengan torehan 1 perunggu. Satu-satunya medali perunggu direbut Malaysia melalui cabang badminton lewat ganda putra Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang mengalahkan ganda Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

    Sementara tujuh negara Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Timor Timur, Laos, Vietnam, dan Singapura belum merebut satu pun medali hingga Rabu petang ini.

    Namun, posisi Indonesia masih bisa digeser Filipina dan Thailand pada klasemen akhir perolehan medali Olimpiade Tokyo. Filipina masih berpeluang menambah medali dari cabang tinju setelah meloloskan dua atlet ke semifinal kelas terbang putra dan menengah putra.

    Thailand juga masih berpeluang menambah medali dari cabang tinju setelah meloloskan Sudaporn Seesondee ke semifinal kelas ringan putri.

    Klasemen Medali Olimpiade Tokyo 2020 Negara-negara ASEAN:

    1. Indonesia (28 atlet) Peringkat 39: 1 emas, 1 perak, 3 perunggu

    2. Filipina (19 atlet) Peringkat 44: 1 emas, 1 perak

    3. Thailand (42 atlet) Peringkat 54: 1 emas

    4. Malaysia (30 atlet) Peringkat 79: 1 perunggu

    5. Brunei (2 atlet), Kamboja (3 atlet), Myanmar (3 atlet), Timor Timur (3 atlet), Laos (4 atlet), Vietnam (18 atlet), Singapura (22 atlet): 0 medali

    Klasemen Sementara Medali Olimpiade Tokyo 2020:

    1. China: 32 emas, 21 perak, 16 perunggu

    2. Amerika Serikat: 25 emas, 29 perak, 21 perunggu

    3. Jepang: 20 emas, 7 perak, 12 perunggu

    4. Australia: 14 emas, 4 perak, 16 perunggu

    5. ROC (Rusia): 13 emas, 21 perak, 18 perunggu

    -

    39. Indonesia: 1 emas, 1 perak, 3 perunggu

    *Data hingga pukul 13.00 WIB. (han/cnn)