×

Iklan


Ikuti Bimtek, Petugas Haji Embarkasi Padang Agar Bekerja Profesional dan Amanah

22 Februari 2024 | 20:52:29 WIB Last Updated 2024-02-22T20:52:29+00:00
    Share
iklan
Ikuti Bimtek, Petugas Haji Embarkasi Padang Agar Bekerja Profesional dan Amanah

Padang, Khazanah – Kualitas penyelenggaraan ibadah haji ini sangat bergantung pada kesungguhan, dedikasi, dan profesionalitas penyelenggara ibadah haji. Oleh sebab itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter Embarkasi Padang yang telah ditetapkan, agar bekerja profesional dan amanah dalam membimbing jemaah haji menuju haji yang mabrur.

Demikian antara lain disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi PPIH dan PHD Tahun 1445 H/2024 M, di Aula Makkatul Mukarramah Asrama Haji Embarkasi Padang, Kamis, (22/2/2024). Gubernur juga mengapresiasi tema yang diusung dalam bimtek tersebut, yaitu "Dengan Bimbingan Teknis Terintegrasi  PPIH Kloter Embarkasi Padang, Kita Wujudkan Petugas Haji yang Profesional, Moderat, Berintegritas, dan Ramah Lansia”. Dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti bimtek dengan sebaik mungkin.

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mahyudin, dalam sambutannya juga berharap bimtek tersebut dapat menambah motivasi bagi PPHI dan PHD dalam pelaksanaan tugas, sehingga memberi warna positif baru dalam pelayanan haji bagi jemaah dari Kloter Embarkasi Padang.

    "Para petugas yang mengikuti bimtek adalah mereka yang sudah lolos seleksi. Jadi kami berharap agar bisa melaksanakan tugas dengan sebaiknya," ucap Mahyudin.

    Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kanwil Kemenag Sumbar, Ramza Husmen, mengatakan bimtek tersebut dilaksanakan selama sepuluh hari, dimulai dari 21 Februari hingga 1 Maret 2024 mendatang.

    "Peserta yang mengikuti bimtek terintegrasi ini terdiri dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Kloter Embarkasi Padang Tahun 2024 sebanyak 120 orang, terdiri dari 16 orang Ketua Kloter, 28 orang Pembimbing Ibadah orang, dan 36 orang Tenaga Kesehatan Haji, serta 40 orang PHD yang berasal dari Sumatera Barat dan Bengkulu," ujar Ramza. (devi)