×

Iklan

MERIAHKAN PERAYAAN IMLEK 2574
HTT Padang Kumpulkan 500 Kantong Darah

29 Januari 2023 | 23:27:59 WIB Last Updated 2023-01-29T23:27:59+00:00
    Share
iklan
HTT Padang Kumpulkan 500 Kantong Darah
WAKIL Ketua Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang, Albert Hendra Lukman saat menyaksikan kegiatan donor darah yang diinisiasi HTT dalam memeriahkan perayaan Imlek 2574 tahun 2023. FAN

Padang, Khazminang.id-- Dalam rangka memeriahkan Imlek 2574, organisasi Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang menggelar bakti sosial donor darah. Acara yang dipusatkan di gedung HTT, Jl. Kelenteng No. 331 Kampung Pondok Kec. Padang Timur itu, digelar pada Minggu (29/1).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua HTT Padang, Albert Hendra Lukman, q1Kepala UPTD PMI Kota Padang dr Widyarman, petugas kesehatan, Anggota DPRD Kota Padang fraksi PDIP Iswanto Kwara, Kepala Sekretariat PDIP Kota Padang, Geri Fernando, Satgas PDIP, serta ratusan masyarakat yang mengukuti donor darah.

Albert mengatakan, bakti sosial dan donor darah yang diselenggarakan HTT bekerja sama dengan PMI Kota Padang ini, bertepatan dengan perayaan Imlek 2574. Selain donor darah, pihaknya juga memberikan bantuan ke panti asuhan.

    "Kegiatan ini bukan kali pertama dilaksanakan HTT Padang, ini merupakan agenda rutin pada hari tertentu, seperti tahun baru, bulan puasa dan perayaan 17 Agustus," katanya.

    Ia menjelaskan pada pelaksanaan donor darah sebelumnya sebanyak 500 kantong darah terkumpul dan langsung diserahkan kepada PMI Kota Padang.

    Sebut Albert, mengantisipasi banyaknya pendonor yang datang untuk mendonorkan darah, pengurus HTT sudah berkoordinasi denganUPTD PMI Kota Padang dan Satgas PDI Perjuangan.

    "Target kita hari ini 500 kantong, tapi jika melebihi batas kita sudah koordinasikan untuk penambahan 10 bet lagi dari sebelumnya 20. Ini guna meminimalisir antrian pendonor. Tingginya minat masyarakat untuk mendonorkan darah di HTT karena tempat yang luas, serta lokasi yang sejuk," ujar Anggota DPRD Sumbar itu.

    Albert menuturkan, HTT Padang memfasilitasi untuk kelancaran kegiatan donor darah. Sedangkan untuk petugas kesehatan ia serahkan kepada PMI Kota Padang. Bulan puasa nanti HTT Padang juga akan melakukan donor darah.

    "Pada saat bulan puasa saudara kita yang Muslim sedang melaksanakan ibadah puasa, otomatis stok darah dari hari biasa menjadi berkurang. Jadi, kami dari keluarga Tionghoa melakukan donor darah. Keluarga muslim tadi juga ada yang berpesan kalau bisa donor darah pada saat puasa dilakukan juga pada malam hari," ujar Albert.

    Albert mengungkapkan, perayaan Imlek tidak hanya untuk bersenang-senang, tapi juga lebih difokuskan pada kegiatan sosial.

    "Kita hanya menghindari pandangan sebagian orang tentang Imlek yang hanya senang-senang dan bagi-bagi angpao saja, banyak kegiatan sosial yang kita lakukan. Seperti santunan ke panti-panti. Ya, itu sesuai dengan kemampuan kita juga," ujarnya.

    Albert mengatakan, dirinya masih ingat saat gempa tahun 2009 silam, yang mana banyak dampak dirasakan warga keturunan Thionghoa, seperti bangunan roboh dan kekurangan logistik.

    "Saat itu sangat saya rasakan banyaknya bantuan dari berbagai pihak, baik di Kota Padang, bahkan dari luar Indonesia tidak pandang agama, rasa persatuan dan kepedulian itu sangat terasa. Disitu kami dari HTT bersepakat untuk cepat tanggap kalau ada suatu kejadian musibah," ungkapnya lagi.

    Salah seorang pendonor, Muhammad Irfan mengatakan, donor darah ini sudah kali ke 12 dia lakukan. Sebelumnya satu tahun sempat terhenti karena kurangnya HB darah.

    "Banyak efek yang saya rasakan setelah melakukan donor darah, selain kepuasan tersendiri karena bisa membantu, saya juga merakan badan lebih terasa segar, tidur nyenyak dan berat badan pun bertambah," katanya.

    Kepala UPTD PMI Kota Padang, dr Widyarman mengatakan, kebutuhan darah di Kota Padang setiap harinya mencapai 200 kantong, sesuai catatan permintaan dari fasilitas kesehatan. Dari jumlah dimaksud, hanya 100 kantong darah yang dapat dipenuhi.

    “Maksimal setiap hari hanya ada 100 kantong darah dari pendonor. Itu terlihat dari pendonor aktif yang ada di Kota Padang,” katanya.

    dr Widyarman mengatakan, untuk menyiasati ketersediaan darah, PMI Kota Padang setiap hari terjun ke lapangan untuk tercapainya target darah yang dibutuhkan.

    “Kita dari PMI selalu jemput bola untuk memenuhi kebutuhan darah. Untuk itu kita bekerja sama dengan kampus dan melakukan donor darah di setiap hari-hari besar, seperti Imlek, cak gomeh, perayaan hari besar lainnya," tuturnya.

    dr Widyarman mengatakan, untuk masyarakat yang ingin mendonorkan darah minimal berusia 17 Tahun. "Sebelum melakukan donor darah, kita terlebih dahulu melihat usia dan memastikan kesehatan pendonor. Sebab kalau kesehatan pendonor tidak baik itu akan berdampak buruk bagi pendonor itu sendiri," tuturnya. Irfan