×

Iklan


Herman Diberhentikan, Beny Resmi Pimpin DPRD Bukittinggi

26 September 2021 | 22:15:22 WIB Last Updated 2021-09-26T22:15:22+00:00
    Share
iklan
Herman Diberhentikan, Beny Resmi Pimpin DPRD Bukittinggi
KANTOR DPRD Kota Bukittinggi. IST

Bukittinggi, Khazminang.id-- Gubernur Sumatera Barat resmi menerbitkan dua surat keputusan tentang pemberhentian dan pengangkatan pimpinan DPRD Kota Bukittinggi sisa masa jabatan 2019-2024. Kedua surat keputusan itu sama-sama dikeluarkan pada 20 September 2021.

Adapun SK pertama dengan Nomor 171-730-2021, yakni Peresmian Pemberhentian Pimpinan DPRD Kota Bukittinggi. Surat itu antara lain berbunyi memutuskan, menetapkan, kesatu: meresmikan pemberhentian dengan hormat Saudara Herman Sofyan dari kedudukannya sebagai Ketua DPRD Kota Bukittinggi.

Dalam surat itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasa yang telah disumbangkan Herman Sofyan untuk Pemerintah Kota Bukittinggi.

    Selain itu, gubernur juga mengeluarkan SK dengan Nomor 171-731-2021 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Kota Bukittinggi. Dalam surat keputusan itu, Mahyeldi memutuskan, menetapkan, kesatu: meresmikan pengangkatan Saudara Beny Yusrial, S.IP sebagai Ketua DPRD Kota Bukittinggi sisa masa jabatan 2019-2024.

    “Keputusan tersebut mulai berlaku pada tanggal pengucapan sumpah dan janji. Ditetapkan di Padang, pada 20 September 2021,” tulis surat.

    Herman Sofyan, Ketua DPRD sebelumnya, tampak tidak hadir dalam Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua DPRD baru tersebut di Gedung Dewan, Jumat (24/9). Tampak hadir Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi dan segenap unsur Forkopimda Kota Bukittinggi.

    Sekretaris DPRD Kota Bukittinggi, Noverdi mengatakan surat keputusan itu telah diterima dan selanjutnya akan segera ditindaklanjuti bersama Anggota DPRD lainnya. "Karena surat keputusan sudah ada, tinggal penjadwalan hari pelantikan dalam waktu dekat, untuk sementara Pelaksana Ketua DPRD disepakati oleh pimpinan saat ini," kata Noverdi.

    “Untuk jadwalnya, kami dari sekretariat, tentu menunggu keputusan dari Pimpinan dan Anggota DPRD Bukittinggi. Namun, dua pimpinan DPRD akan menetapkan salah satu diantaranya, untuk melaksanakan tugas Ketua DPRD, hingga ketua definitif dilantik,” jelasnya.

    Selanjutnya, akan ada pembahasan untuk menentukan kapan akan dilaksanakan paripurna pelantikan Ketua DPRD Bukittinggi.

    “Tidak ada lagi paripurna pemberhentian Ketua, karena dengan SK Gubernur itu, sudah ditetapkan untuk pemberhentian secara hormat. Tinggal dilaksanakan paripurna pelantikan Ketua DPRD sesuai keputusan Gubernur, yang waktunya sesuai kesepakatan Pimpinan dan Anggota DPRD Bukittinggi,” ucapnya.

    Wali Kota Bukittinggi, Erman Syafar yang juga sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Bukittinggi mengatakan, Beny Yusrial kembali pimpin DPRD Kota Bukittinggi, jabatan ini merupakan kali kedua diemban oleh politikus Partai Gerindra tersebut setelah menjadi Ketua Dewan di periode 2014-2019.

    "Ini merupakan amanah dari Partai Gerindra, dan tentu saja kami selaku kader partai melaksanakan instruksi tersebut dan mudah-mudahan Gerindra tetap solid," katanya.

    Lebih lanut disampaikan, kini sangat dibutuhkan penguatan politik karena masa kepemimpinan saat ini hanya tersisa 3,5 tahun hingga 2024. "Termasuk dalam jabatan Ketua DPRD yang dipegang oleh Gerindra, hari ini penggantian dilakukan untuk penyempurnaan penguatan kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat Kota Bukittinggi," pungkas Erman Safar. Iwin SB