×

Iklan

KERJA KERAS TKD ANDRE ROSIADE
Hasil Survei Terbaru LSI, Masyarakat Sumbar Pilih Prabowo

25 Januari 2024 | 07:54:27 WIB Last Updated 2024-01-25T07:54:27+00:00
    Share
iklan
Hasil Survei Terbaru LSI, Masyarakat Sumbar Pilih Prabowo
PRABOWO - GIBRAN menjadi calon presiden pilihan masyarakat Sumatera Barat

Padang, Khazanah – Kerja keras tak kenal lelah Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo – Gibran yang diketuai Andre Rosiade selama tiga bulan terakhir berdampak signifikan terhadap peningkatan suara calon presiden nomor urut 2 tersebut di Sumatera Barat (Sumbar). Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis survei terbaru peta elektoral calon presiden di Sumatera Barat. Hasilnya luar biasa, masyarakat Sumbar masih memilih Prabowo Subianto sebagai Presiden tahun 2024 sama seperti 2014 dan 2019. Suara Prabowo-Gibran mencapai 49,8 persen, meninggalkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 42,1 persen dan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD hanya di angka 4,3 persen saja. Sedangkan yang tidak tahu atau tidak menjawab sekitar 3,8 persen.

Survei bertajuk “Peta Elektoral Jelang Pemilu 2024 di Sumatra Barat” ini digelar pada 11-18 Januari 2024, atau menjadi hasil survei terbaru yang diterbitkan oleh lembaga survei nasional tersebut.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan PhD mengatakan, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Sumbar yang punya hak pilih dalam Pemilihan Umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

    “Di setiap dapil DPR RI di Sumbar diambil sampel sebanyak 800 orang dengan menggunakan metode multistage random sampling. Sehingga total sample secara keseluruhan sebanyak 1.600 responden di Provinsi Sumbar. Total sample tersebut memiliki toleransi kesalahan (margin of error) ±2.5% pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi stratified random sampling,” kata Djayadi yang lembaganya punya motto akurat, terpercaya dan berpangaruh.

    Djayadi menjelaskan, sampel berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di tiap Dapil Sumbar yang terdistribusi secara proporsional. Analisis gabungan diterapkan pembobotan sehingga sampel dari seluruh Kabupaten/Kota juga terdistribusi secara proporsional di tingkat Provinsi.

    “Wawancara tatap muka dilakukan oleh pewawancara yang telah dilatih terhadap responden terpilih. Kendali mutu hasil wawancara dilakukan secara random pada 20% dari total sampel oleh supervisor lapangan dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kendali mutu ini tidak ditemukan kesalahan berarti,” katanya.



    Menurut Djayadi, survei dilakukan dengan simulasi tiga nama tertutup dan surat suara pasangan Capres-Cawapres. Pertanyaannya, jika Pemilihan Presiden (Pilpres) diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden di antara pasangan nama berikut ini? Pada simulasi tertutup 3 nama Prabowo Subianto mendapatkan 49,7 persen, Anies Baswedan 41,8 persen, Ganjar Pranowo 4,3 persen dan tidak tahu at tidak menjawab  4,1 persen.

    “Menariknya saat simulasi surat suara dilakukan, ternyata tidak berubah banyak saat dimasukkan nomor urut 1 Anies-Imin, nomor urut 2 Prabowo-Gibran dan nomor 3 Ganjar-Mahfud. Dari situlah kita mendapatkan Prabowo-Gibran unggul atas Anies-Imin sekitar 7,7 persen. Prabowo-Gibran 49,8 persen, Anies-Imin 42,1 persen. Sementara suara Ganjar-Mahfud memang jauh, hanya di 4,3 persen. Yang tidak tahu atau tidak menjawab  hanya 3,8 persen,” katanya.

    LSI juga melakukan simulasi jika Pilpres masuk dua putaran. Hasilnya, jika yang lolos Prabowo melawan Anies, maka suara Prabowo-Gibran 50,5 persen dan Anies-Imin 43 persen serta tidak tahu atau tidak menjawab kecil hanya 6,3 persen. Sementara jika yang lolos Anies melawan Ganjar, maka suara Anies-Imin 58,2 persen dan Ganjar-Mahfud hanya 9,0 persen. Angka tidak tahu atau tidak menjawab sangat besar, 32,8 persen.

    Hal yang sama juga terjadi jika yang tak lolos adalah Anies-Imin. Maka, suara Prabowo-Gibran 68,3 persen dan Ganjar-Mahfud hanya 7,3 persen. Angka tidak tahu atau tidak menjawab juga tinggi, mencapai 24,5 persen. Bahkan, LSI juga masih melakukan survei top of mind Capres secara pribadi. Prabowo menjadi yang tertinggi dengan 48,6 persen, disusul Anies Baswedan 42,4 persen, Ganjar 3,7 persen dan Ridwan Kamil serta para tokoh lainnya hanya mendapatkan nol koma saja.

    LSI juga melakukan survei yang menilai tahu atau suka responden terhadap Capres dan Cawapres. Hasilnya pun, Prabowo mendapatkan persentase diketahui paling tinggi, yaitu 97 persen. Dari angka itu, 81,1 persen menyukainya. Sementara Anies Baswedan 95,4 persen dan yang menyukai 75,3 persen. Sementara Ganjar disukai 92,5 persen, tapi yang menyukainya hanya 51,3 persen saja.

    Djayadi mengatakan, kerja keras Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumbar yang diketuai Andre Rosiade ternyata bisa mengubah peta politik di Sumbar. Tiga bulan terakhir, Andre Rosiade dan tim bekerja keras dengan semanat yang luar biasa. Dampaknya bisa meruntuhkan ‘Tembok Berlin’ Anies di Sumbar yang awalnya Anies-Imin disebut-sebut bisa mendapatkan dukungan maksimal sampai 80 persen, ternyata berubah total.


    Ditempat terpisah, Andre Rosiade, tokoh muda yang telah banyak berbuat untuk Sumatera Barat ditingkat nasional tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas hasil survei terbaru LSI tersebut dan merasa yakin Prabowo selalu dihati Masyarakat Sumatera Barat.

    “Alhamdulillah, Bapak Probowo tetap menjadi pilihan urang awak dan kami yakin suara beliau di Sumatera Barat akan sama seperti tahun 2019 lalu dan Pilpres 2024 ini akan dimenangkan oleh Prabowo-Gibran satu putaran,” kata Andre disela kesibukannya berkampanye di Padang, Rabu (24/01/2024).

    Andre Rosiade yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat ini yakin kharisma Prabowo belum tertandingi oleh calon presiden lainnya di Sumatera Barat.

    “Masyarakat Sumatera Barat lebih cerdas menentukan pilihan dan kami yakin pilihan terhadap Bapak Prabowo tidak akan berubah sampai 14 Februari nanti,” ujar Andre yang kembali maju sebagai calon anggota DPR RI periode 2024 – 2029 dari Partai Gerindra, daerah pemilihan Sumatera Barat 1, dengan nomor urut 1. (JJ)