×

Iklan

RIZA FALEPI PERINTAHKAN TUTUP SEMUA OBJEK WISATA
Hari Ini Tidak Ada Potang Balimau di Payakumbuh

12 Apr 2021 | 00:59:50 WIB Last Updated 2021-04-12T00:59:50+00:00
    Share
iklan
Hari Ini Tidak Ada Potang Balimau di Payakumbuh
Wali Kota Riza Falepi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 556/120/WK-PYK/IV-2021 Tentang Penutupan Objek Wisata Pada Saat Menyambut Ramadhan dan Libur Lebaran 1422H (foto: Ist/net).

Payakumbuh, Khazminang.id--  Menyambut bulan Suci Ramadan, salahsatu tradisi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Luak Limopuluah adalah ”Potang Balimau”

 

Biasanya tradisi balimau dilaksanakan di lokasi-lokasi objek wisata atau pemandian sebagai sebagai bentuk mensucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa.


    Mengingat Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung dan meningkatnya kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, tradisi balimau menjelang Ramadan dan perayaan libur lebaran dikhawatirkan bisa menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19.


    Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Riza Falepi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 556/120/WK-PYK/IV-2021 Tentang Penutupan Objek Wisata Pada Saat Menyambut Ramadhan dan Libur Lebaran 1422H.


    Dalam
    surat edaran itu dijelaskan bagi pengelola objek wisata untuk tidak melaksanakan atau menfasilitasi kegiatan apapun dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan perayaan lebaran atau kegiatan yang mengundang keramaian.


    Objek Wisata yang ada dalam wilayah Kota Payakumbuh seperti Ngalau Indah, Kolam Renang, Panorama Ampangan, dan Batang Agam ditutup pada hari Minggu-Senin, 11-12 April 2021 dan pada libur lebaran tanggal 13-15 Mei 2021.


    "Penutupan lokasi objek wisata tersebut akan dikawal dan dijaga oleh Satgas dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh," kata Riza Falepi,
    Minggu (11/4) lalu.


    Usaha Kepariwisataan seperti rumah makan/restoran/cafe, dan lain-lain harus melaksanakan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dan melakukan pembersihan serta disinfeksi tempat pelaksanaan kegiatan/usaha
    .

     

    Selain itu juga harus menyediakan fasilitas tempat cuci tangan yang memadai dan mudah diakses, dan mewajibkan setiap orang/pengunjung/peserta kegiatan menggunakan masker.


    Melakukan pembatasan jarak fisik paling kurang 1 (satu) meter dan membatasi jumlah pengunjung paling banyak 50% dari kapasitas tempat yang tersedia.


    "Jangan sampai kita berlebaran dengan Covid-19
    , maka dari itu kami minta kepada masyarakat untuk kooperatif," ujar Riza (Lili Yuniati).