×

Iklan


Hadang Pelaku Bom di Makassar, Satpam Gereja Dapat Pujian

29 Maret 2021 | 18:16:51 WIB Last Updated 2021-03-29T18:16:51+00:00
    Share
iklan
Hadang Pelaku Bom di Makassar, Satpam Gereja Dapat Pujian

Makassar, Khazanah – Sebelum bom meledak di depan gereja Katedral Makassar, pelaku bom  bunuh diri sepasang suami istri yang mengendarai sepeda motor metik sempat dihadang oleh Satuan Pengamanan (Satpam) gereja Katedral Makssar

Adalah Kosmos, satpam yang bertugas saat itu merasa curiga dengan gerak-gerik pengendara sepeda motor tersebut yang mondar-mandir  di depan gereja pada pukul 10.00. Saat itu ibadah Minggu Palma baru saja usai.

Kedua orang yang berboncengan dengan sepeda motor tersebut memakai masker dan baju besar

     “Mereka dua kali bolak balik disini sebelum singgah di gerbang samping gereja”, kata Kosmos

    Setelah 15 menit, pelaku bom tersebut berhenti di depan gerbang. Satpam Kosmos sempat mencegat dan bertanya kepada pelaku.

    “ Saya tanya mau kemana. Belum sempat dijawab langsung ada ledakan”, kata Kosmos mengisahkan percakapan terakhirnya dengan pelaku bom.

    Setelah itu Kosmos tidak ingat apa-apa lagi, ia pingsan. Satpam heriok itu mengalami luka yang cukup serius dibagian kepala, leher dan badan akibat ledakan tersebut. Saat ini ia masih dirawat di rumah sakit Stella Maris Makassar.

    Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kosmos, satpam gereja Katedral Makasar.

    “Kosmos telah berhasil mencegat pelaku teros yang hendak masuk halaman gereja”,  kata Jendral Bintang 4 itu saat meninjau langsung lokasi kejadian pada Minggu malam

    Aksi heroik Kosmos juga mendapat apresiasi dari semua pihak, walaupun ia turut menjadi korban akibat terjkena serpihan ledakan.

    “Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas satpam yang telah menjaga dan menahan pelaku bom tidak masuk. Tentunya itu menyelamatkan msayarakat dan jamaat lainnya”, kata Listyo Sigit.

    Dalam aksi tersebut 20 orang terluka akibat serpihan bom dan 2 orang pelaku bom pasangan suami istri yang terkait dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) meninggal dunia ditempat. (Pol/JJ)