×

Iklan

PKM 17 EDISI II DIGELAR
Guspardi Gaus: Jika Kesenian Berkembang, berarti Masyarakat Punya Sejahtera

17 November 2021 | 21:50:34 WIB Last Updated 2021-11-17T21:50:34+00:00
    Share
iklan
Guspardi Gaus: Jika Kesenian Berkembang, berarti Masyarakat Punya Sejahtera
H Guspardi Gaus

Padang, Khazminang.id --Perhatian kita pada kesenian sesungguhnya dapat dilihat dari kesungguhan tiap daerah mengurusi kebudayaan yang di dalamnya ada kesenian.

"Coba hitung, berapa daerah yang sudah memiliki Dinas Kebudayaan. Bagaimana mungkin kebudayaan berkembang dan kesenian anak nagari jadi maju kalau urusannya hanya jadi urusan  sekunder saja dalam pembangunan daerah. Kesenian yang berkembang pertanda rakyat nya sejahtera,"  kata anggota Komisi II DPR RI, H. Guspardi Gaus ketika membuka secara resmi acara PKM 17 di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang, Balai Baru, Padang malam ini.

Ia memberi apresiasi kepada Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM)

    Kesenian yang senantiasa hidup di tengah masyarakatnya menurut mantan Wakil Ketua DPRD Sumbar ini adalah sebagai pertanda kehalusan budi dan keluhuran budaya masih terpelihara baik dalam komunitas itu.

    "Membangkitkan kembali semangat berkesenian di tengah pandemi Covid 19 tentu tidak gampang. Namun di tengah keterbatasan gerak dan mobilitas, kesenian sesungguhnya tidak boleh berhenti apalagi mati sama sekali. Saya menyampaikan apresiasi kepada PKM dan Nan Jombang Dance Company yang mau mewakafkan waktu dan tenaga memberi forum kepada berbagai kesenian langka di Sumatera Barat untuk ditampilkan dan didokumentasikan," kata Guspardi Gaus.

    Ia berjanji akan selalu menyaksikan penampilan PKM 17 bulan bulan berikutnya di Ladang Tari Nan Jombang ini.

    Sebelumnya Bupati Sijunjung yang diwakili oleh Sekda Zefnhan juga menyatakan terimakasihnya kepada PKM dan NJDC yang telah mengangkat Talempong Unggan serta Talempong Kayu yang keduanya merupakan kesenian asli Sijunjung sebagai kesenian terpilih untuk PKM 17.

    "Kita akui, bahwa kedua kesenian itu termasuk langka bahkan di Sijunjung sendiri. Karena langka itu pula, Talempong Unggan dijadikan salah satu Warisan Budaya Tak Benda Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan kebudayaan pada tahun 2019," kata Sekda.

    Malam ini penampilan Talempong Unggan dan Talempong kayu juga disaksikan para pemirsa lewat kanal Youtube PKM.

    Sedangkan di gedung Manti Menuik juga terlihat senator Sumbar Hj. Emma Yohanes, para pengurus dan pembina PKM seperti Shofwan Karim, H. Arnis Saleh, Hasril Chaniago, Yulizal Yunus, Zukri Saad dan Eko Edrie.

    Menurut Sekretaris PKM, Yulizal Yunus, pada edisi ke 3 nanti PKM 17 akan menampilkan tari Rantak Kudo. "Ini adalah kesenian langka dari Pesisir Selatan," kata Yulizal Yunus (raihan alkarim)