×

Iklan


Geopark Ranah Minang Diusulkan Jadi UNESCO Global Geopark 2023 Mendatang

23 September 2021 | 18:56:49 WIB Last Updated 2021-09-23T18:56:49+00:00
    Share
iklan
Geopark Ranah Minang Diusulkan Jadi UNESCO Global Geopark 2023 Mendatang
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat membuka acara FGD Geopark Ranah Minang menuju Unesco Global Geopark dengan tema “The Great Sumatra Fault” di Hotel Mercure Padang, Kamis (23/09/2021).

Padang, Khazminang.id-- Sebelas kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) akan diusulkan menjadi UNESCO Global Park pada tahun 2023 untuk mendukung sektor pariwisata di daerah itu. Hal itu diungkapkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat membuka acara FGD Geopark Ranah Minang menuju Unesco Global Geopark dengan tema “The Great Sumatra Fault” di Hotel Mercure Padang, Kamis (23/09/2021).

Ia menyebut ada 11 kabupaten dan kota di Sumbar yang memiliki kekayaan berupa keunikan geologi, unsur arkeologi, ekologi dan budaya yang dikenal dengan Geopark.

“Sumbar berada di tengah-tengah patahan besar Sumatera. Di satu sisi membuat daerah punya risiko bencana tinggi tapi di sisi lain memiliki bentangan alam dan potensi geologi yang unik sehingga bisa dikembangkan sebagai Geopark dan ditargetkan bisa diusulkan jadi UNESCO Global Park pada 2023. Kekayaan yang kita miliki ini adalah potensi yang perlu dikembangkan ke depan agar bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya.

    Mahyeldi juga menyinggung Pemprov Sumbar akan pengembangan kawasan geopark di Sumbar yang berpilar kepada konservasi, edukasi dan pemanfaatan ekonomi masyarakat melalui geowisata.

    Karena itu, bersamaan dengan persiapan Geopark Ranah Minang ia meminta agar disusun jalur geowisata yang terintegrasi sebagai strategi untuk menarik wisatawan datang ke Sumbar sehingga waktu tinggal menjadi lebih lama. Hal ini bersamaan dengan Desa Wisata yang didukung oleh Kementerian Pariwisata sehingga tercipta sebuah konsep wisata yang terintegrasi.

    Ia juga menekankan perlunya dinas terkait untuk memperhatikan kebersihan dan pelayanan di destinasi wisata serta ketersediaan toilet yang representatif.

    Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial mengatakan saat ini Sumbar sudah memiliki tiga Geopark Nasional yaitu Geopark Ngarai Sianok Maninjau, Geopark Sawahlunto, dan Geopark Silokek yang terwujud karena dukungan semua pihak.

    Ke depan, kata dia, ada empat Geopark lagi yang akan diusulkan menjadi Kawasan Geopark Nasional yaitu Geopark Harau, Talangmau, Singkarak dan Geopark Goa Batu Kapal.

    “Saat ini masih menunggu penetapan warisan geologi dari Menteri ESDM sebagai salah satu syarat pengusulan Geopark Nasional,” ujarnya.

    Nantinya pada 2023 diharapkan seluruh geopark itu yang disebut sebagai Geopark Ranah Minang bisa diusulkan bersama-sama sebagai UNESCO Global Park.

    “FGD ini bertujuan untuk menetapkan langkah dalam upaya mengusulkan Geopark Ranah Minang bisa diusulkan bersama-sama sebagai UNESCO Global Park,” ujarnya.

    FGD bertujuan untuk menghadirkan 100 undangan, DPRD, TPSM, Kepala OPD dan dinas terkait, pimpinan Perguruan Tinggi dan Tim Geopark Ranah Minang. (Inoval Agesly)