×

Iklan


Genjot Capaian, Gerai Vaksin Dibuka di Pasar Padang Panjang

13 Oktober 2021 | 10:27:39 WIB Last Updated 2021-10-13T10:27:39+00:00
    Share
iklan
Genjot Capaian, Gerai Vaksin Dibuka di Pasar Padang Panjang
Kapolres Padang Panjang dan Kepala BPBD Padang Panjang saat meninjau vaksin di pasar Padang Panjang

Padang Panjang, Khazminang.id -- Akhirnya untuk mendekatkan vaksin ke masyarakat khususnya pedagang pasar dan pengungnya, Pemko Padang Panjang membuka gerai vaksin di areal pasar. Ini dimaksudkan untuk memudahkan pedagang untuk mengikuti vaksin tanpa harus jauh meninggalkan toko, kedai atau warungnya.

"Ini juga merupakan tindak lanjut edaran gubernur untuk melakukan vaksinasi di pusat perekonomian. Pelaksanaan vaksinasi di Pasar Pusat ini, sudah disosialisasikan langsung kepada pedagang dua hari lalu. Karena fokusnya hari ini kita ke pedagang dulu. Besok baru kita fokuskan kepada pengunjung," sebut Kapolres, AKBP Novianto Taryono.

Kerjasama UPTD Pengelola Pasar Kota Padang Panjang ini berupaya mendorong vaksinasi Covid- 19 untuk para pedagang di pasar tradisional. Hingga akhir tahun ini ditargetkan minimal 70 persen pedagang sudah menjalani vaksinasi. 

    Kabid UPTD Pengelolaan Pasar Kota Padang Panjang Romi mengatakan, ada kurang lebih 1.000 pedagang plus PKL yang terdata di pasar Padang Panjang. Namun, yang memenuhi syarat untuk vaksinasi, kata dia, sekitar 700 orang, dan sudah terdata di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang panjang "Yang selesai divaksin baru 100 (orang) atau 10 persen," kata dia. 

    Menurut Romi, salah satu kendala dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini adalah banyaknya pedagang yang domisilinya bukan di Kota Padang Panjang la mengatakan, percepatan vaksinasi ter- hadap pedagang pasar tradisional ini terus diupayakan. Ia mencontohkan percepatan vaksinasi pedagang di Pasar raya di Kota Padang 

    Lebih lanjut ia mengatakan, selain di pasar, masih ada beberapa titik gerai vaksinasi lain yang masuk dalam wilayah hukum Polres Padang Panjang. Di antaranya SMPN 5, SMAN 3, Koramil 01/PP, dan beberapa daerah di Kabupaten Tanah Datar yang masuk wilayah hukum Polres Padang Panjang seperti Nagari Paninjauan dan X Koto.

    Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdakop UKM) Jevie C. Eka Putra, menyampaikan bahwa  penyediaan gerai vaksinasi di pusat perekonomian di Padang Panjang merupakan tindak lanjut secara persuasif dari edaran gubernur yang mewajibkan pengecekan atau screening kepada pedagang dan pengunjung.

    "Sesuai dengan arahan Sekdako dan Kapolres, untuk menindaklanjuti edaran gubernur tersebut, kita melakukannya secara persuasif. Dimulai dengan sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung, penyediaan gerai vaksinasi di Pasar Pusat. Dan ini akan dilakukan dalam seminggu ke depan. Setelah itu baru secara bertahap kita memasang aplikasi Peduli Lindungi untuk bisa memulai memfilter masyarakat yang berkunjung ke pasar, baik itu pedagang maupun konsumen untuk wajib melakukan vaksinasi," jelasnya.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Nuryanuwar, yang diminta komentarnya menyebutkan total warga yang divaksinasi di hari pertama seluruh gerai vaksinasi di wilayah hukum Polres Padang Padang, sebanyak 650 orang. Terdiri dari 314 remaja, 304 masyarakat umum, dan 32 lansia.

    "Masyarakat masih antusias untuk melakukan vaksinasi. Baik yang melakukan vaksinasi dosis pertama, maupun dosis kedua. Kepercayaan masyarakat dengan vaksin juga meningkat," tuturnya. (paulhendri)