×

Iklan


Gaek 64 Tahun Nekad Cabuli Puluhan Anak di Agam, Ngakunya Karena Kesal

18 Jul 2021 | 12:55:46 WIB Last Updated 2021-07-18T12:55:46+00:00
    Share
iklan
Gaek 64 Tahun Nekad Cabuli Puluhan Anak di Agam, Ngakunya Karena Kesal
Ilustrasi. NET

Bukittinggi, Khazminang.id— Mengaku pernah menjadi korban kasus sodomi, seorang lelaki gaek berusia 64 tahun berinisial AD, nekad “membalaskan dendamnya” dengan balik mencabuli puluhan anak berusia sekolah dasar di sekitar lokasi tempat tinggalnya. Sepandai-pandainya menyimpan bangkai, kelakuan bejad pedagang kelontong itupun terkuak.

Petualangan gaek AD, warga Banuhampu Kab. Agam ini, akhirnya kandas di tangan petugas, setelah dirinya ditangkap Satuan Reskrim Polres Bukittinggi di Jalan Kapalo Hilalang Kecamatan Sicincin, Jumat (16/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Dia dilaporkan orangtua salah seorang korban.

"Sampai saat ini, kami telah menerima laporan dari lima keluarga korban, yang juga sudah dilanjutkan dengan proses BAP. Kita masih akan melakukan pengembangan, untuk mengungkap korban lainnya," kata Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Allan Budi Kusumah melalui KBO Reskrim Ipda Herwin, Sabtu (17/7).

    Berdasarkan pengakuan tersangka di hadapan petugas penyidik, ada sekitar dua puluhan anak usia di bawah umur yang menjadi korban aksi bejad tersangka, yang sebagian besarnya merupakan anak dari warga sekitar tempat tinggalnya.

    "Dari pengakuannya, tersangka mengaku juga pernah menjadi korban kasus sodomi. Untuk itu, kita juga akan lakukan pendalaman terkait kondisi kejiwaan tersangka,” ujar Herwin.

    Sementara dari pengakuan tersangka AD, perbuatannya itu dilakukan di warung makanan ringan dan barang harian miliknya. Tidak hanya anak laki-laki, gaek yang sudah bau tanah ini juga melancarkan aksinya dengan memangsa anak-anak perempuan yang masih sangat polos.

    “Mereka rata-rata masih di bawah umur, usia Sekolah Dasar. Mereka sering berbelanja ke warung saya. Saya kesal dengan beberapa anak nakal yang tidak membayar belanja, karena kekurangan uang,” kata AD.

    Atas perbuatannya tersangka, lelaki gaek itu terancam dijerat pasal 82 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak di bawah umur, dengan ancaman 15 tahun penjara. Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani Polres Bukittinggi, untuyk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Ryan Syair