×

Iklan

PENELITIAN KOLABORASI BRIN DENGAN UNP
FGD Prototype Bahan Ajar Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kaba Minangkabau

23 November 2022 | 23:47:58 WIB Last Updated 2022-11-23T23:47:58+00:00
    Share
iklan
FGD Prototype Bahan Ajar Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kaba Minangkabau

Padang, Khazminang.id-- Muatan lokal adalah kompnen penting dari pendidikan yang harus dibelajarkan pada sekolah mulai tingkat Sekolah Dasar(SD) sampai tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kota Bukittinggi mengeluarkan kebijakan tentang  dengan memberikan mata pelajaran Pendidikan Karakter Budaya Alam Minangkabau (PK BAM) untuk semua tingkatan pendidikan di kota itu.

Berkaca dari kenyataan tersebut Badan Riset dan Innovasi Nasional (BRIN) melakukan penelitian kolaboratif dengan Universitas Negeri Padang (UNP) dan melaksanakan Forum Discusion Group (FGD) di ruang Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi (16.11) lalu.

    Adapun Tim Penelitian tersebut di Ketuai oleh  Yulia Fitrina, dengan anggota Fairul Zabadi, Besse Darmawati, Muhardis, dan Rehan H. Lubis.

    Selain itu, PK BAM ini juga sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang diberlakukan di sekolah, Profil Pelajar Pancasila juga merupakan hal yang harus diberikan.

    Adapun Profil Pelajar Pancasila sendiri memiliki enam dimensi, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Mahaesa, berkebhinekaan, Bergotong royong, bernalar kritis, mandiri, dan kreatif.

    “Masing-masing dimensi tersebut terbagi kepada elemen dan sub elemen,” tutur Ketua Peneliti Yulia Fitrina kepada Khazminang.id,  Rabu (23/11).

    Narasumber yang dihadirkan dalam FGD tersebut adalah Dr. Hasanuddin, M.Si, dosen Sastra Minangkabau dari Unand dan Drs.  Melfi Abra, M.Si. Kepala Dinas Pendidikan kota Bukittinggi.

    Sedangkan peserta dari FGD adalah peneliti BRIN dan dosen UNP; Dr Yenni Hayati, M. Hum.

    FGD tersebutdiawali dengan pemaparan pentingnya muatan lokal dibelajarkan pada sekolah mulai SD sampai SMA sampai dasar pengambil kebijakan oleh Pemko Bukittinggi tentang Pendidikan Karaktermemalaui Pembelajaran Budaya Alam Minangkabau (Novrizal Sadewa).