×

Iklan

PASCA BANJIR MELANDA SOLOK RAYA
Empati Datang Bersama Air Menggenang

14 Januari 2021 | 18:33:34 WIB Last Updated 2021-01-14T18:33:34+00:00
    Share
iklan
Empati Datang Bersama Air Menggenang
Ketua Harian Yayasan Darianis Yatim menyerahkan uang tuanai untuk meringankan beban warga yang tertimpa musibah banjir.

SOLOK, Khazminang.id—Banjir besar yang melanda empat kelurahan di Kota Solok, pada Selasa 12 Januari 2021, menyisakan dua catatan sejarah yang tak mungkin diabaikan begitu saja. Pertama, inilah pertama kalinya Kota Solok direndam banjir terparah sepanjang sejarah. Kedua, musibah ini pun menjadi bukti bahwa rasa empati itu masih melekat dalam diri masyarakat.

Musibah banjir yang dialami masyarakat Kota Solok kali ini memang luar biasa, banyak korban yang merasakannya di banyak titik. Bahkan reaksi warga dari dunia maya atau media sosial (medsos) juga sangat luar biasa, ada yang sedih, ada yang mendoakan, dan tak sedikit pula yang saling menyalahkan.

Namun tidak demikian dengan Keluarga Besar Pemuda Simpang Surya Solok (KBPSSS), Yayasan Darianis Yatim melalui ketua hariannya Rusdi Saleh, Pemerintah Kota Padang, istri calon gubernur Sumbar terpilih Harneli Bahar serta lainnya, mereka lebih mendahulukan rasa empati kepada korban banjir daripada mencaci dan mencari-cari penyebab banjir tersebut.

    Seperti diketahui banjir yang merendam sebagian besar wilayah Solok Raya (Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Kabupaten Solok Selatan) pada Selasa dini hari (12/1/2021) itu akibat meluapnya aliran sungai Batang Lembang karena curah hujan tinggi.

                Ketua Harian Yayasan Darianis Yatim yang juga merupakan anggota DPRD Kota Solok dari Partai Amanat Nasional (PAN) ketika diminta tanggapannya terhadap penyebab banjir yang melanda di awal tahun itu, ia dengan tegas menyatakan belum berfikir ke arah itu. 

    “Sebaiknya sekarang yang kita fikirkan apa yang bisa kita perbuat untuk mereka yang menjadi korban banjir, karena mereka saudara-saudara kita juga. Berikan apa yang bisa kita berikan kepada mereka, bisa berupa uang (donasi), jika tak punya uang lebih untuk donasi bisa berupa tenaga seperti membantu mengevakuasi, bisa berupa pakaian, bahkan bisa berupa doa,” kata Rusdi Saleh yang dihubungi melalui telpon selulernya, pada Selasa siang.

    Rusdi Saleh pun membuktikan ucapannya, ia bersama Keluarga Besar Pemuda Simpang Surya Solok (KBPSSS) yang membuka posko dapur umum bagi korban terdampak banjir di Solok, pada Rabu (13/1/2021), ikut memberikan bantuan berupa uang tunai

    Sementara Ketua KBPSSS yang baru terpilih Mulyadi B, pada hari itu  membagikan 600 nasi bungkus pada warga yang terdampak banjir.

    “Partisipasi ini kami lakukan untuk membantu saudara kita yang terkena dampak banjir. Selain itu ada juga bantuan bahan-bahan sembako dari berbagai elemen masyarakat. Sedangkan bapak Rusdi Saleh dari Yayasan Darianis Yatim memberikan bantuan berupa uang tunai,” kata Mulyadi.

    Sebelumnya, seperti diberitakan banjir merendam daerah kabupaten Solok, Kota Solok dan Solok Selatan setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sejak Senin malam (11/1/2021).

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat, di Kabupaten Solok banjir mulai merendam rumah warga Selasa dini hari (12/1/2021) sekitar jam 01.30 WIB. Setidaknya banjir merendam dua kecamatan di daerah itu. Yaitu, Kecamatan Bukit Sundi dan Kubung.

    Sedangkan di Kota Solok, banjir mulai memasuki permukiman warga pada Senin malam sekitar pukul 23.30 WIB. Di daerah ini banjir merendam sembilan kelurahan di Kecamatan Lubuak Sikarah dan Tanjung Harapan. Sementara itu di Kabupaten Solok Selatan, banjir terjadi jam 01.30 WIB. Banjir merendam rumah warga di Kecamatan Sangir Balai Janggo dan Kecamatan Sungai Pagu.

    Banjir ini terjadi setelah beberapa sungai besar di daerah tersebut meluap akibat hujan dengan intensitas tinggi dan lama. Di Kota Solok dan Kabupaten Solok, banjir melanda akibat luapan Batang Lembang dan Batang Gawan. (febriansyah fahlevi)