×

Iklan


Dipengujung Masa Jabatan, DPRD Dharmasraya Rajin Berjalan

02 Juni 2024 | 21:14:19 WIB Last Updated 2024-06-02T21:14:19+00:00
    Share
iklan
Dipengujung Masa Jabatan, DPRD Dharmasraya Rajin Berjalan

Pulau Punjung, Khazanah-Sepertinya Anggota Dewan Perwakilan Raknyat Daerah(DPRD), Kabupaten Dharmasraya di penghujung masa jabatannya makin rajin saja berjalan. Bublik menilai kegiatan itu upaya untuk menghabiskan anggaran dan pemborosan.

Sebab, wakil rakyat yang semestinya selalu hadir dan berbicara lantang menyuarakan hak rakyat, justru tak terlihat dan memilih gagah gagahan "Pelerisiran" ke luar kota dibungkus dengan agenda kunjungan kerja.

Apalagi, baru baru ini, Gubernur Sumatera Barat mengeluarkan surat edaran, yang meminta agar masyarakat di wilayah itu untuk menghentikan sementara kegiatan keluar daerah, mengingat kondisi cuaca yang kian exstrim. Mengingat, banyaknya bencana daerah.

    Kondisi itu mendapat kritikan dari Tokoh Muda Dharmasraya, Bung Tanol, menurut dia kunjungan kerja yang berlebihan terkesan sebagai pemborosan uang rakyat untuk kegiatan seremonial tanpa manfaat konkret bagi kesejahteraan masyarakat. 

    Ia pun mengkritik kurangnya empati dan simpati anggota dewan terhadap musibah banjir dan longsor yang melanda berbagai daerah di Sumatera Barat. Polemik ini menjadi cerminan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. 

    "Masyarakat berhak mengetahui dan mengawasi penggunaan anggaran, termasuk untuk kegiatan kunker anggota dewan. Diperlukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan bahwa kunker benar-benar bermanfaat dan sejalan dengan aspirasi rakyat, serta dilakukan dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas," tegasnya

    Saat ini, kata Bung Tanol, penting bagi DPRD Dharmasraya untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat dan menampung aspirasi mereka secara efektif.

    "Kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan dan tindakan anggota dewan," ungkapnya.

    Menanggapi hal itu, Kapala Bagian Fasilitas dan Penganggaran sekretariat DPRD Dharmasraya, Supawi mengatakan, kegiatan sharing Informasi ke beberapa daerah di Sumbar tersebut sudah diagendakan di rapat Bamus DPRD. 

    "Saat ini saya tengah mendampingi kunjungan komisi tiga ke Kabupaten Pariaman, Komisi dua di 50 kota, sedangkan komisi tiga di Kabupaten Pariaman. Keseluruhan kegiatan ini sudah di agendakan dalam rapat Bamus," katanya Jumat (31/1).

    Namun anehnya, Anggota DPRD Dharmasraya justru melakukan perjalanan dinas dengan judul "Sering Informasi" ke Kabupaten tetangga. Seperti, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman serta 50 Kota.

    Dengan banyaknya anggota DPRD melakukan kegiatan ke luar daerah. Maka dipastikan berdampak terhadap pemborosan keuangan daerah. Menurut informasi yang bisa dipercaya, dalam satu bulan kerja, anggota DPRD Dharmasraya melakukan  dinas luar daerah, 3 sampai 4 kali dengan rentan waktu 5 hari kunjungan setiap kegiatan.

    Diperkiran Rp 10 juta untuk masing masing anggota dewan satu kali kunjungan dinas luar kota. Dikalikan 30 orang dan ditambah pendamping 2 orang ASN. Maka budget yang dihabiskan senilai lebih kurang Rp 320 juta untuk satu kali dinas luar kota. 

    "Sungguh sangat kita sayangkan. Dari dulu hingga sekarang. DPRD yang katanya wakil rakyat lebih mementingkan kepentingan pribadi dari kepentingan masyarakat," ungkap salah seorang Tokoh Masyarakat Dharmasraya, Zon Dt Mandaro Hitam, Jumat (31/5/24). 

    Katanya, secara undang undang mungkin kegiatan luar kota yang dilakukan DPRD tidak melanggar aturan. Tapi, untuk menghemat anggaran alangkah baiknya kegiatan diluar daerah dikurangi supaya tercipta efesiensi anggaran. 

    "Lebih baik lagi dana kegiatan luar kota tersebut dialihkan untuk program kerakyatan. Itu baru namanya DPRD pro rakyat," pungkasnya. 

    Kunjungan kerja wakil rakyat itu, dibenarkan oleh Kabag Fasilitasi dan penganggaran, Sekretariat DPRD Dharmasraya, Supawi. Ia mengatakan, bahwa saat ini pihaknya, tengah  mendampingi  kunjungan DPRD di Kabupaten Pariaman.

    "Komisi Satu di Kota Pariaman, Komisi III di Kabupaten Pariaman, Komisi II di 50 Kota," kata Supawi, via telpon, kemaren Jumat (31/05/24)

    Ia menyebutkan, bahwa kegiatan Sering Informasi yang saat ini dilakukan, merupakan kegiatan yang telah teragendakan dalam rapat Bamus DPRD.

    "Kunjungan ini dimulai sejak Kamis kemaren hingga Sabtu (01/06/24) besok," ucapnya.(Habibie)