×

Iklan


Dinkes Catat Ada 101 Kasus Campak di Padang Sejak Januari hingga Juli 2022

29 Juli 2022 | 13:35:18 WIB Last Updated 2022-07-29T13:35:18+00:00
    Share
iklan
Dinkes Catat Ada 101 Kasus Campak di Padang Sejak Januari hingga Juli 2022
Ilustrasi campak. NET

Padang, Khazminang.id-- Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat, sepanjang Januari hingga Juli 2022 terdapat 101 kasus campak yang tersebar di 8 kelurahan di kota itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Srikurnia Yati mengatakan, 8 kelurahan itu di antaranya Korong Gadang, Balai Gadang, Pondok, Purus, Kuranji, Air Tawar Timur dan Koto Luar Pauh.

"Dari 276 kasus dengan gejala klinis yang sama, setelah kita periksa di laboratorium ada 101 kasus campak di Kota Padang," kata Srikurnia Yati, Kamis (28/7) kemarin.

    Ia menjelaskan, tingginya kasus campak tersebut berbanding lurus dengan masih rendahnya capaian imunisasi MR untuk anak umur 9 bulan sampai anak berumur di bawah 15 tahun.

    Rendahnya pencapaian imunisasi ini, kata dia, disebabkan karena masih enggannya orang tua untuk mengimunisasi anaknya.

    "Persepsi orang tua dengan imunisasi menambah penyakit anaknya adalah pemahaman yang salah. Padahal dengan imunisasi bisa menciptakan kekebalan bagi anak-anak, sehingga kasus campak dan rubella bisa ditekan," sebutnya.

    Menurutnya, kalaupun ada efek samping pascaimunisasi itu sangat kecil. Kasus yang dijumpai biasanya bengkak di bekas imunisasi dan demam.

    Demamnya pun, kata dia, bisa diobati dengan paracetamol. Kalau bengkak bisa dikompres dengan air hangat atau air biasa. Biasanya hari kedua hilang.

    "Campak ini bisa menyebabkan kematian. Itu yang kita takutkan," jelasnya.

    Oleh karena itu, ia berharap orang tua yang mempunyai anak berumur 9 bulan sampai di bawah 15 tahun agar segera mengimunisasikan anaknya pada fasilitas kesehatan yang ada di Kota Padang. (khz)