×

Iklan


Diduga Manipulasi Data Keuangan, Eks Manajer KJKS Pampangan Jadi Tersangka

04 Mar 2021 | 18:23:12 WIB Last Updated 2021-03-04T18:23:12+00:00
    Share
iklan
Diduga Manipulasi Data Keuangan, Eks Manajer KJKS Pampangan Jadi Tersangka
Tersangka DSD tampak mengenakan rompi merah dan dikawal saat hendak menaiki mobil menuju rumah tahanan Anak Air Kota Padang.

Padang, Khazminang.id-- Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang menetapkan mantan Manajer Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) di Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang berinisial DSD, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Ranu Subroto didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Therry Utama, Kasi Intelijen Yuni Hariaman dan Kasubsi Penyidikan Andre Pratama Aldrin, mengatakan, tersangka diduga memanipulasi keuangan yang ada di KJKS.

“Awalnya ada pendampingan Datun di 170 koperasi di Kota Padang pada saat itu, dan telah dilakukan pengawasan oleh Dinas Koperasi. Namun, terdapat beberapa koperasi yang tidak kooperatif dalam penyelesaian permasalahan pada koperasi tersebut,” katanya, Kamis (4/3).

    Dia menjelaskan, dalam perkara tersebut, berdasarkan hasil penghitungan penyidik, terdapat kerugian negara sekitar Rp900 juta.

    “Dari hasil penghitungan penyidik, kerugian negara sekitar Rp900 juta, tetapi untuk lebih pasti kita lihat nanti di persidangan,” ujarnya.

    Dikatakan, dalam kasus tersebut, tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 9, jo Pasal 18 Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tipikor, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI nomor 20 tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor.

    “Selanjutnya penyidik melakukan penahanan selama 20 hari, di mana sebelumnya tersangka sudah melewati rangkaian pemeriksaan kesehatan, rapid antigen, yang mana hasilnya negatif Covid-19. Dan saat ini tersangka dititipkan di rumah tahanan (Rutan) Anak Air Kota Padang,” sebutnya.

    Dalam kasus ini, terdapat beberapa orang tim jaksa yang menangani perkara tersebut.  

    Sementara itu, Kuasa Hukum Tersangka, Eko Kurniawan didampingi Khairul Jafni menyebutkan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

    “Ya kita hormatilah proses hukum yang sedang berjalan ini,” sebut dia.

    Tersangka yang tiba di Kejari Padang sekitar pukul 10.00 WIB, tampak menaiki lantai dua gedung Kejari Padang yang berada di Jalan Gajah Mada, Kota Padang.

    Selanjutnya tersangka masuk ke ruangan Pidana Khusus Kejari, guna menjalani serangkaian adminitrasi. Tak beberapa lama kemudian, tersangka keluar dari gedung Kejari Padang dengan menggunakan rompi merah bertulisan "Tahanan Kejaksaan Negeri Padang", tersangka pun masuk ke mobil yang telah disiapkan menuju rutan Anak Air. (Murdiansyah Eko)