×

Iklan


Di Pabrik Semen Nyolong Tembaga, Malingnya Babak Belur

24 Juli 2023 | 09:35:36 WIB Last Updated 2023-07-24T09:35:36+00:00
    Share
iklan
Di Pabrik Semen Nyolong Tembaga, Malingnya Babak Belur
Pelarian AE berakhir dengan babak belur

Padang, Khazminang.id – Di pabrik yang yang membuat semen, maling malah mencuri tembaga. Tapi faktanya begitu, sekelompok alap-alap rupanya sudah ‘menggambar’ bahwa ada tembaga ‘nganggur’ di pabrik besutan Belanda 1910 itu yang bisa ‘digarap’. Tapi aksi mereka berakhir ketika AE yang membawa kabel tembaga seberat 130 Kg ditangkap Satpam PTSP, meskipun Yos dan Zal berhasil cigin.

Bagaimana ceritanya maling masuk ke pabrik dan mengembat kabel tembaga?

Dari penuturan AE kepada polisi di Polsek Luki, mereka Minggu pagi atau subuh  merangsek ke arah pabrik Indarung IV. Singkat cerita kabel ditemukan dan dinaikkan ke truk BA 9182 QO lalu keluar menuju gerbang PTSP seolah mereka seperti melakukan bongkar-mujat biasa.

    Tapi di pos 1 mereka dihentikan oleh Satpam untuk pemeriksaan. “Memang SOP nya begitu, semua truk diperiksa sebelum keluar,” kata jurubicara PTSP Nur Anita Rahmawati kepada pers.

    Baca Juga: https: Rumah Warga Tertimpa Pohon di Padang BesiTRC PTSP Bereaksi Cepat

    Cemas akan ketahuan, AE bukannya berhenti malah melajukan kendaraannya dan menabrak portal pos 1 hingga rusak. Di depan kantor Igasar Yos dan Zal meloncat turun dan lari ke belakang kantor itu dan menghilang. Satpam PTSP yang melakukan koordinasi dengan cepat langsung mengejar truk itu dengan mobil patroli.

    Tak ayal kemudian terjadi kejar-kejaran bak dalam film. AE melarikan truk nya ke arah Sitinjau Lauik. “Tapi terus dikejar oleh Satpam kita,” kata Anita.

    Aksi kejar-kejaran itu bahkan diwarnai tabrakan-tabrak oleh truk tersebut terhadap beberapa kendaraan. Tapi menjelang Sitinjau Lauik, aksi AE berakhir ketika jalanan macet, truknya terperosok dan berhenti. Ia melompat melarikan diri. 

    “Untungnya Satpam PTSP cepat mengejar dan berhasil membekuknya,” ujar Kapolsek Lubuk Kilangan Komisaris Polisi, Lija Nesmon kepada pers. Nahasnya, sebelum sempat ditahan polisi, sejumlah warga menghujaninya dengan bogem mentah hingga tubuhnya babak belur.

    AE langsung digelandang ke PTSP lalu diserahkan ke Mapolsek Lubuk Kilangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari pengakuannya lah diperoleh data-data tentang dua pelaku lainnya, Yos dan Zal yang kini berstatus buron.

    Kapolsek Lubuk Kilangan menghimbau agar keduanya menyerahkan diri baik-baik, sebelum dijemput paksa. “Sebaiknya mereka menyerahkan diri baik-baik, sebelum kita bertindak,” ujafr Kompol Lija Nesmon. (faisal budiman)