×

Iklan


Di Nagari Aie Dingin, Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Bayi Dibuang di Tempat Pencucian Umum

11 Apr 2021 | 23:25:00 WIB Last Updated 2021-04-11T23:25:00+00:00
    Share
iklan
Di Nagari Aie Dingin,  Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Bayi Dibuang di Tempat Pencucian Umum
Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di Ranah Minang, kali ini terjadi Jorong Cubadak, Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok (foto: Ist/net).

Lembah Gumanti, Khazminang.id--  Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di Ranah Minang, kali ini  terjadi Jorong Cubadak, Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

 

Warga setempat dibuat gempar saat ssesosok bayi perempuan ditemukan tanpa pakaian oleh warga di Jorong Cubadak, Nagari Aie Dingin, pada Sabtu (10/4).

     

    Bayi cantik tersebut diduga ditinggal begitu saja oleh ibunya di tempat mencuci pakaian dan toilet, beruntung bayi malang itu masih hidup saat ditemukan.

     

    Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui Kapolsek Lembah Gumanti Iptu Edy Elison membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.

     

    Menurut Edy Elison, saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi itu.

     

    Dijelaskan Edy, penemuan tersebut  bermula dari warga yang bernama Yusmaniar ketika dia mendengar suara tangisan bayi di lokasi tersebut, kemudian Yusmaniar pun memberitahukan kepada suaminya yang bernama Syamsurizal. 

     

    "Suami dari saksi ini kemudian pergi kearah sumber suara menggunakan senter, karena saat ini masih subuh atau sekitar pukul 05.00 WIB. Dia pun mendapati sesosok bayi perempuan tanpa pakaian dengan tali pusat masih belum terpotong dan berdarah. Saksi dan suaminya langsung menghubungi bidan desa dan juga perangkat nagari terkait temuan tersebut," jelas Iptu Edy. 

     

    Ditambahkannya, usai mendapatkan informasi tersebut, perangkat nagari bersama dengan Kanit Intelkam Polsek Lembah Gumanti, Ipda Burhayani dan Bhabinkamtibmas Briptu Davri Trio Putra mendatangi TKP dan melakukan kordinasi dengan bidan desa.

     

    Usai dievakuasi, bayi tersebut saat ini sudah dirawat oleh bidan desa untuk selanjutkanya dikoordinasikan dengan Puskesmas Alahan Panjang.

     

    "Kita juga sudah memeriksa saksi dan tengah menyelidiki kasus ini. Personel kita juga tengah melakukan penelusuran di lapangan guna mengungkap siapa orangtua yang tega membuang bayi ini," ujar Edy Elison.

     

    Sebelumnya Berita menyayat hati tentang pembuangan bayi datang dari Luhak Nan Tuo, Kabupaten Tanah Datar.

     

    Rabu (7/4) lalu, sesosok  bayi yang diduga sengaja dibuang orang tuanya ditemukan warga dalam sebuah dus pada sebuah pondok kayu di Jorong Pandiang Andiko Nagari Rao-Rao, Kecamatan Sei Tarab.

     

    Dalam dus itu juga ditemukan satu kotak susu formula, dot yang masih berisi susu, handuk bayi berwarna ungu, dua pasang baju bayi serta kain pembedung bayi.

     

    Bayi laki-laki itu memiliki berat badan 2,9 Kg, saat ini sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Sungai Tarab I  (*/Riswan Jaya/Destia Sastra).