×

Iklan


Demo Tolak Alfamart, Aliansi Pedagang: Sumbar Harus Bebas dari Kapitalis

08 Jun 2021 | 16:13:34 WIB Last Updated 2021-06-08T16:13:34+00:00
    Share
iklan
Demo Tolak Alfamart, Aliansi Pedagang: Sumbar Harus Bebas dari Kapitalis

Padang, Khazminang.id-- Puluhan orang yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Pedagang Sumatera Barat (Sumbar) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumbar, Senin pagi (7/6/2021).

Puluhan aliansi pedagang tersebut meminta agar Pemerintah Pemprov Sumbar menolak kehadiran Nagari Mart yang menurutnya berafiliasi dengan perusahaan ritel besar Alfamart. Aksi di depan pagar Kantor Gubernur Sumbar dijaga oleh kepolisian.

Dalam aksinya, mereka meminta agar Gubernur Sumbar, Mahyeldi atau Wakil Gubernur, Audy Joinaldy menemui mereka. Ia meminta agar pemerintah melindungi pedagang kecil dan melarang Alfamart. Sebab akan membunuh ekonomi masyarakat.

    Ketua Aksi, Sepriadi mengatakan, aksi ini dilakukan sehubungan telah masuknya Alfamart yang disebut-sebut menggunakan nama Nagari Mart yang juga menggunakan simbol adat dan budaya Minangkabau Rumah Gadang. Ada dua titik Nagari Mart yang telah dibuka di Kabupaten Padang Pariaman.

    “Hal ini akan mengancam stabilitas dan keberadaan semua pedagang-pedagang terutama pedagang kecil dan UMKM, kami menolak Nagari Mart yang berafiliasi dengan Alfamart,” ucap Sepriadi.

    Menurut Sepriadi, sama saja dengan berusaha melakukan manipulasi di Sumbar. Sehingga perlu disampaikan agar terang benderang bahwa terjadi manipulasi secara terstruktur dan sistematis.

    “Bahkan aksi demo ini diapresi oleh para pedagang di daerah lain yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, kita berhasil mencegah kapitalis masuk ke sumbar,” terangnya.

    Menurutnya juga, Alfamart merupakan salah satu raksasa kapitalis, sehingga akan menghancurkan pedagang kecil di Sumbar. Pihaknya tidak takut berkompetisi, hanya saja kondisi itu seperti mengadu antara gajah dan semut sehingga tidak adil.

    “Sumbar harus bebas dari kapitalis, kita berpikir bagaimana menguntungkan pengusaha kecil dan tradisional, sehingga kami diminta menolak kapitalis menolak Alfamart, begitu perjuangan kita,” tuturnya.

    Ia juga menolak bahwa demonstrasi ini ditunggangi dan menyatakan bahwa ini benar-benar aspirasi dari pedagang di Sumbar. Pihaknya juga mengaku kecewa mengapa pemerintah membiarkan masuk Alfamart ke Sumbar.

    “Kita ingin bertemu dengan gubernur atau wakil gubernur, kita kecewa kepada wakil gubernur yang ikut meresmikan Nagari Mart,” katanya.

    Jika tidak berhasil menemui gubernur atau wakil gubernur, para demonstran berencana melanjutkan aksi ke Kantor DPRD Sumbar. Bahkan nantinya aksi akan diulang kembali dalam waktu dekat dengan massa yang lebih banyak. (Inoval Agesly)