×

Iklan


Dedy Demona: Besar itu Bukan Tantangan!

30 September 2021 | 00:41:31 WIB Last Updated 2021-09-30T00:41:31+00:00
    Share
iklan
Dedy Demona: Besar itu Bukan Tantangan!
OWNER Bakmi DKI, Dedy Demona. IST

MENJADI sukses, adalah mimpi dan harapan semua orang. Namun sukses yang diraih dalam hal apapun, tidaklah datang secara instan. Ada banyak anak tangga yang harus ditapaki untuk menuju puncak. Jatuh bangun, pasang surut, hingga berujung hilangnya semangat dan runtuhnya motivasi, adalah hal biasa yang acap kali ditemui. Mundurkah?

“Tentu tidak. Kerja keras, disiplin, teguh dan tetap sabar dalam ikhtiar, adalah kuncinya,” ujar owner Bakmi DKI, Dedy Demona ketika ditemui di gerai usahanya di bilangan Jl. Sawahan, Padang, Rabu (29/9).

Sama halnya dengan pengusaha kebanyakan, Dedy juga mengaku pernah mengalami hal serupa. Namun bagi mantan penyiar radio Bahana Padang Panjang ini, surut dan berputus asa bukanlah solusi untuk berbagai persoalan. Hingga akhirnya, semangat dan ketekunan itu pulalah yang mengantarkan Dedy menunju puncaknya dalam mengelola bisnis Bakmi DKI.

    “Bakmi DKI ini awalnya bernama Bakmi 511, tapi karena laris dan letaknya persis di depan Bank DKI di Slipi Jakarta, orang lebih mengenal Bakmi DKI. Dan Alhamdulillah, setelah melalui pasang surut laju usaha, kini kami sudah punya belasan cabang di sejumlah kota besar di Tanah Air,” kata Dedy.

    Baca juga:  Manjakan Pelanggan, Bakmi DKI Hadir dalam Kemasan Frozen Food

    Dedy yang dulunya juga seorang pebisnis buku dan pengusaha yang bergerak di bidang penerbitan ini, juga tak menyangka jika akhirnya berlabuh di bisnis kuliner. “Ternyata jualan mie lebih enak,” seloroh Dedy, seraya menyebut jika seluruh desain dan merk dagangnya sudah didafttarkan hak ciptanya di Kemenkumham RI.

    Dedy, memang dikenal sebagai sosok yang memegang teguh spirit tempur dan kuat dalam berprinsip. Ini dibuktikannya ketika harus memilih banting setir dari usaha penerbitan buku dan beralih untuk membangun bisnis kuliner. Apalagi saat itu, di Jakarta banyak sekali komptetitor dan pelaku usaha sejenis yang tentunya sudah lebih dulu mengepakkan sayapnya.

    “Bagi saya, besar itu bukanlah tantangan, melainkan peluang. Jadi tak perlu takut bersaing dengan yang sudah besar,” tandas Dedy.

    Siapa nyana, Bakmi DKI yang dirintis Dedi bersama istri tercinta dari nol, dimana salah satu keunggulannya adalah menggunakan mie dan bakso buatan sendiri itu, kini bahkan sudah berdiri sejajar dengan gerai bakmi kenamaan seperti Bakmi Gang Kelinci, Bakmi GM, Bakmi Aloy 777, Bakmi Golek dan banyak lainnya. **