×

Iklan

MANJAKAN KONSUMEN
Dalas Pindahkan Pasar Tradisional ke Swalayan

18 Apr 2021 | 00:25:45 WIB Last Updated 2021-04-18T00:25:45+00:00
    Share
iklan
Dalas Pindahkan Pasar Tradisional ke Swalayan

Padang, KhazMinang.Id – Belum sampai 1 tahun berdiri, Dalas Swalayan sudah mampu menggait dan menggugah perhatian konsumen kota Padang. Ribuan pengunjung setiap hari berbelanja di swalayan yang berada di jalan Andalas No. 38 Padang atau seratus meter dari jembatan Andalas, Simpang Haru ini.

Apa resep sukses yang digunakan oleh Dalas Swalayan? Khazanah menjambangi toko dengan warna khas orange tersebut dan bertemu langsung dengan Filmay Suryati, Menajer Operasionalnya.

“Tidak ada resep khusus Uda, kami hanya berusaha untuk mengerti dengan kebutuhan konsumen dan memanjakannya, membuat mereka nyaman dan senang berbelanja disini”, kata Manajer Operasional Dalas Swalayan tersebut.

    Kemanjuan teknologi memang membuat orang lebih memilih berbelanja simple, tidak perlu bersusah payah untuk ke pasar tradisional dengan seribu satu masalahnya, panas, becek, bauk tidak enak, berkerumun dan rawan tindak kriminal.

    Belum lagi harus tawar menawar harga dengan pedagang yang tidak ada daftar price-nya. Apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini, masyarakat lebih memilih berbelanja di toko atau swalayan yang bersih, higenis, nyaman, lengkap, fresh dan murah dengan kualitas terbaik.

    Momen inilah yang dimanfaatkan oleh Dalas Swalayan dalam mengembangkan usahanya dengan membuka counter khusus fresh yang lengkap dan segar, tersedia setiap hari.

    “Kami hanya memindahkan pasar tradisional ke swalayan, agar konsumen tidak lagi repot lagi berbelanja kebutuhan sehar-hari, semua sudah kami lengkapi, jadi tidak perlu jauh-jauh, semua sdh tersedia disini” ujar Filmay Suryati yang lebih akrab di sapa Yati.

    Lebih lanjut Yati menjelaskan, swalayan yang ia kelola menyediakan aneka sayuran segar, buah-buahan, ikan, telur, daging, beras, minyak serta bermacam bumbu masak, lengkap sampai cabe giling dan bawang. Selain itu tentu saja layaknya sebuah swalayan juga menyediakan aneka barang groceries atau sembako, baby shop, food & non food, milk, biskuit, mini elektronik, stasionary, mainan anak2, ole-ole khas minang serta kebutuhan rumah tangga lainnya.

    Keberadaan fresh di swalayan tidaklah membuat pasar tradisional menjadi kehilangan konsumen, karena prinsipnya hanya memindahkan barang dagangan mereka ke toko atau swalayan, karena pihak toko dan swalayan yang berbelanja langsung dengan mereka dengan harga yang tidak jauh berbeda, namun kwalitasnya menjadi lebih baik, tetap fresh karena di simpan di frezer besar yang sejuk.

    Tidak hanya bermain di kebutuhan fresh, Dalas Swalayan juga memanjakan konsumennya dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan toko lainnya dan spesial promo setiap Jumat, Sabtu dan Minggu yang lebih dikenal dngan promo Jusamin, sehingga banyak konsumen tertarik untuk berbelanja disini.

    “Alhamdulillah, selama bulan Ramadhan ini, konsumen yang berbelanja ke Dalas meningkat dan penjualan kita juga naik tajam,” ungkap Puput, Supervisor yang selalu menunduk menyapa konsumen, karena senyumnya tertutup oleh masker yang ia kenakan.

    Tidak hanya memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan, Dalas Swalayan juga sangat ketat menerapkan protokol kesehatan kepada siapa saja yang masuk ke toko, selain mencuci tangan sebelum masuk, cek suhu badan dan menjaga jarak, konsumen juga harus memakai masker.

    “Konsumen yang tidak memakai masker, tidak kami perkenankan masuk”, ucap Puput.

    Tidak banyak ritel modern atau swalayan yang mampu memanfaatkan dan membaca peluang dan menganalisa kebutuhan konsumen untuk dijadikan peluang usaha yang lebih menguntungkan.

    “Palayanan jadi perhatian kami yang pertama, namun kelengkapan dan kemampuan membaca kebutuhan konsumen dalam situasi kekinian, itu jauh lebih diutamakan”, ujar Yati kepada Khazanah.

    “Ayo belanja sehat dan lengkap di Dalas Swalayan, pusat perbelanjaan keluarga anda”, pungkasnya. (JJ)