×

Iklan


Dalam Sehari, Imigrasi Padang Hanya Layani 30 Pemohon

17 Juni 2020 | 00:02:03 WIB Last Updated 2020-06-17T00:02:03+00:00
    Share
iklan
Dalam Sehari, Imigrasi Padang Hanya Layani 30 Pemohon
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I A Padang, Muhammad Novryandri.

Padang, Khazminang-– Kantor Imigrasi Kelas I A Padang kembali dibuka setelah ditutup beberapa waktu belakangan, karena pandemi Covid-19. Pelayanan pengurusan paspor telah dibuka sejak Senin (15/6/2020), tetapi hanya melayani 50 persen dari tingkat kunjungan warga biasanya.

 “Kita telah membuka kembali pelayanan pengurusan paspor pada masa Tatanan Normal Baru Produktif Aman dari Covid-19 (TNB-PAC) ini,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I A Padang, Muhammad Novryandri, saat ditemui di ruangannya, Selasa (16/6/2020).

Ditambahkannya, pembukaan layanan tersebut sesuai instruksi dari Ditjen Imigrasi Kemenkumham. Meski demikian, warga yang mengurus berbagai dokumen wajib menerapkan protokol kesehatan Covid 19.

    "Setiap mamsyarakat yang datang, wajib mematuhi standar protokol kesehatan Covid 19 yang telah ditetapkan, seperti menggunakan masker, cuci tangan, cek suhu tubuh mau masuk ke kantor," terangnya. 

    Ia menegaskan, petugas yang memberikan pelayanan juga harus tetap menjalankan protokol kesehatan seperti, mencuci tangan, jaga jarak, dan menggunakan masker.

    Bagi masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan, maka Kantor Imigrasi Padang tidak akan melayani. Tak hanya kepada masyarakat, petugas pun juga harus wajib menerapkan protokol kesehatan.

    "Bagi warga yang tak menerapkan protokol kesehatan Covid 19, kita tak akan melayani. Sedangkan bagi petugas yang memberikan pelayanan, kita bekali dengan sarung tangan dan ada juga pembatasnya," ujarnya.

    Dari pantauan di lapangan, pada hari pertama dan kedua, terlihat masyarakat yang mengurus dokumen perjalanan, masih sedikit. Di Kantor Imigrasi Padang tersebut, juga terpampang pengumuman yang berisikan tentang kuota walk in pengurusan paspor lansia dan difabel dibatasi sebanyak 10 pemohon dan anak-anak sebanyak 5 pemohon. Sementara itu batas penerimaan berkas hingga pukul 11.00 WIB.

    “Rincian warga yang kita layani pengurusan dokumen perjalanan adalah, masyarakat sebanyak 20 orang per hari, ditambah warga lansia dan difabel 10 orang. Jadi total setiap hari itu kita hanya menerima 30 pemohon untuk sementara ini,” tandasnya. (Murdiansyah Eko)