×

Iklan

PEMALAK SOPIR TRUK DI INDARUNG MASIH DIBURU
Da Izet, Pulanglah Da Oiii, Lah Rusuah Urang dek Uda...

12 Jul 2021 | 12:21:55 WIB Last Updated 2021-07-12T12:21:55+00:00
    Share
iklan
Da Izet, Pulanglah Da Oiii, Lah Rusuah Urang dek Uda...
FOTO viral seorang pria yang terlhat babak belur, dipastikan Polisi bukanlah sosok Izet, pelaku pemalakan sopir truk di area PT. Semen Padang. IST

Padang, Khazminang.id— Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, terus memburu urang bagak yang mengaku bernama Izet. Pelaku pemalakan terhadap seorang sopir truk pengangkut semen di area PT. Semen Padang Indarung, Sabtu (10/7) lalu itu, diketahui tak pulang ke rumahnya sejak malam kejadian.

“Malam itu kami langsung memburu pelaku dengan mendatangi kediamannya. Hanya saja, dia tidak pulang ke rumah sejak kejadian," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Senin (12/7).

Rico menambahkan, pelaku diburu polisi setelah aksinya melakukan pemalakan direkam seseorang kemudian viral di media sosial. "Peristiwa ini kami ketahui dari informasi masyarakat serta video yang viral di media sosial. Hingga kini, seluruh jajaran masih memburu pelaku," kata dia.

    Baca juga:

    https://khazminang.id/izet-diamuk-massa-sopir-truk-ngaku-dipukul-5-kali-dan-dua-kali-bertemu-di-area-pt-semen-padang

    Rico melanjutkan, polisi sudah mengantongi identitas lengkap pelaku. Modus yang diduga dilakukan oleh pekaku adalah dengan meminta uang kepada para sopir truk yang mengangkut semen dari PT. Semen Padang. "Kami akan terus memburu pelaku serta melakukan penindakan, karena perbuatannya telah meresahkan masayarakat," kata Rico.

    Pada kesempatan itu, Rico juga memastikan, jika foto seorang orang yang terlihat babak belur dan juga telah beredar luas di media sosial, bukanlah Izet si pelaku pemalakan sopir truk di PT. Semen Padang. “Itu bukan Izet, kami masih melakukan pengejaran,” kata Rico menegaskan.

    Diamuk Massa

    Diberitakan khazminang.id sebelumnya, Izet, urang bagak yang viral karena melakukan pemalakan disertai kekerasan fisik kepada seorang sopir truk di area PT. Semen Padang, sontak menjadi sasaran amuk massa dan bulan-bulanan warganet di jejaring sosial facebook. Caki maki dan sumpah serapah, memenuhi kolom komentar di sejumlah postingan yang berkaitan dengan aksi dan perbuatan Izet.

    Massa dan netizen yang geram, tak satu dua yang meluapkan amarahnya sebagai reaksi atas perbuatan pria berpostur tambun yang mengaku cuma memilik dua hobi itu, mabuak dan bacakak.

    Ke Riau ang main Izet. Buliah ndak tanggaan gigi ang tu,” tulis akun Irwan Mulyadi di video unggahan Galinggaman Sangir yang di-upload pada Sabtu malam.

    Badan gadang, tapi pitih urang yang dimintak. Lai ka jadi darah dagiang ang pagunoan pitih tu. Urang ndak ikhlas dee. Kok mati ang suak, jadi siampak ang mah yuang,” tulis akun Ajun Ajun dalam kolom komentar unggahan video berdurasi 4 menit 37 detik itu.

    Terbaru, beberapa akun di kolom komentar sejumlah postingan yang berkaitan dengan pemberitaan Izet, juga menuliskan kalimat-kalimat bernada cemooh disertai meme yang menggambarkan sosok Izet.

    Uda Izet, pulanglah. Tapi wak ka pai ka kantua Polisi,” tulis akun @ar**yu***

    Da Izet, pulang lah Da oi. Lah rusuah urang mancari Uda. Lah rindu pulo Pak Polisi samo Uda Izet, hahaaaa. Pulang lah Uda yo,” status akun @daf**b**nd.

    Seperti diketahui, dalam video viral itu tampak seorang pria memakai kemeja warna dongker berpadu kaos putih berdiri di pintu kemudi. Pria tersebut langsung mengeluarkan kata-kata kotor dengan bahasa Minang. Tak hanya memaki sang sopir, pria yang mengaku bernama Izet itu juga tampak beberapa kali memukulnya.

    Ndak ado urang yang ndak amuah agiah pitih ka den di siko dek ang (tidak ada orang yang tidak mau memberi uang ke saya di sini, jelas kamu),” kata Izet dengan nada keras di dalam video tersebut.

    Si sopir di dalam video sempat memohon dan menjelaskan bahwa uang yang tersisa hanya untuk pegangan jalan ke Pekanbaru.

    Preman itu malah kembali mengeluarkan kata-kata kotor. Sang sopir juga kembali mendapatkan tamparan dan baju ditarik untuk diminta turun dari kemudi untuk diajak berduel. Si preman mengaku meminta uang untuk membeli minuman keras.

    Si Preman tersebut juga menyebutkan nama panggilannya Izet yang sudah diketahui semua kalangan di daerah setempat, termasuk polisi di Riau.

    Sado sopir-sopir tu tau jo den mah, iko nan Izet tu, polisi tau jo den mah. Masalah e namo Izet paling banyak urang nan tau (semua sopir-sopir tau dengan saya. Ini yang Izet itu, Polisi juga tau dengan saya. Masalahnya nama Izet paling banyak diketahui orang),” katanya.

    “Den dua sae hobi den nyo, lai jaleh dek ang, Mabuk ciek, bacakak ciek,” kata Izet, hingga akhirnya berlalu pergi setelah sang sopir truk menyerahkan uang Rp20 ribu kepada urang bagak itu. Ryan Syair/kts