×

Iklan


Covid-19 Sumbar Kembali Melandai, 30.707 Pelanggar Perda Diberi Sanksi, Denda Terkumpul Rp90 Juta

13 Apr 2021 | 22:48:55 WIB Last Updated 2021-04-13T22:48:55+00:00
    Share
iklan
Covid-19 Sumbar Kembali Melandai,  30.707 Pelanggar Perda Diberi Sanksi, Denda Terkumpul Rp90 Juta
Penerapan Peratuturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2020 harus diakui memang belum maksimal, meski demikian dari 1 Januari sampai 11 April 2021 terkumpul denda Rp90 juta dan 30.707 pelanggar diberi sanksi(foto: Ist/net).

Padang, Khazminang.id--  Penerapan Peratuturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2020 harus diakui memang belum maksimal, meski demikian dari 1 Januari sampai 11 April 2021 terkumpul denda Rp90 juta dan 30.707 pelanggar diberi sanksi.

 

Sementara sampai Senin (12/4) angka warga yang positif terpapar Covid-19 di Sumbar kembali melandai

     

    Setelah Covid-19 menyebar di Sumatera Barat (Sumbar) pemerintah setempat akhirnya menerbitkan Peratuturan Daerah (Perda) No 6 tahun 2020 tentang pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Sumatera Barat dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). 

     

    “Untuk pelaksanaan penegakan perda no 6 tahun 2020 yang dimulai dari 1 Januari sampai dengan 11 April 2021 sudah terkumpul denda senilai Rp 90 juta dan total pelanggar adalah 30.707 orang,” ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Sumbar, Dedy Diantolany, kemarin, Senin (12/4). 

     

    Dikatakan Dedy, untuk sanksi telah diberikan oleh gabungan satpol pp, kepolisian, TNI kepada personal atau perorangan. 

     

    “Untuk gabungan denda administratif kita lakukan baru satu, sedangkan mandiri dilakukan Kabupaten kota. Kita tahu perda ini sifat mandatori, tanpa hadirpun provinsi di Kabupaten kota bisa dilakukan oleh link di Kabupaten kota,” jelasnya. 

     

    Untuk Kabupaten kota secara mandiri telah melaksanakan sanksi administrasi sebesar 89 orng yang terkena dan dendanya sudah masuk ke kas daerah.  

     

    Sementara itu untuk sanksi sosial pihaknya sudah banyak memberlakukan sanksi. Semenjak Januari hingga April ini sudah 30.088 orang yang terkena sanksi berupa pembersihan tempat dan sarana umum dengan jaket yang telah disiapkan.

     

    “Untuk pelaku usaha juga sebanyak 419 pelanggaran ada teguran lisan dan denda sebesar 500 ribu. Sedangkan untuk penyelenggaraan kegiatan sudah 110 dan jumlah total 30.707 untuk pelanggar yang kena sanksi,” tambahnya. 

     

    Dedy mengatakan dari 19 kabupaten kota yang ada di Sumbar yang paling tinggi melakukan penegakan perda ialah Pesisir Selatan. 

     

    “Kita akan melakukan perda ini hingga akhir tahun, kalau masih ada Covid-19 tahun berikutnya kita akan tetap tegakan perda ini di tahun depan,” tukasnya.

     

    Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumatera Barat pada Senin (12/4/2021) terdapat 57 orang pasien terkonfirmasi positif, sehingga total pasien yang terinfeksi mencapai 33.126 orang, dan pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah 92 kasus total menjadi 30.893 orang.

     

    Jasman mengatakan pada situs sumbarprov.go.id dari jumlah spesimen yang diperiksa 621.472 dan jumlah orang yang diperiksa 420.098 didapati 57 orang terinfeksi Corona dan sembuh 50 kasus, saat ini positivity rate menjadi 7,89 persen. 

     

    "Dari 400 sample yang terperiksa terkonfirmasi tambahan 57 orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien Covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 50 orang," terang Jasman.

     

    Berikut pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Sumbar, Kota Padang 25 orang, Kota Padang Panjang 1 orang, Kota Solok 2 orang, Kabupaten Padang Pariaman 3 orang, Kabupaten Solok 10 orang, Kabupaten Tanah Datar 1 orang, Kabupaten Sijunjung 5 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai 6 orang, Kota Pariaman 1 orang, dan Kabupaten Pasaman Barat 2 orang.

     

    Selain itu jumlah pasien yang dinyatakan sembuh tertcatat sebanyak 50 orang, dengan rincian, Kota Padang 14 orang, Kota Bukittinggi 8 orang, Kota Payakumbuh 1 orang, Kabupaten Padang Pariaman 1 orang, Kabupaten Agam 3 orang, Kabupaten Tanah Datar 21 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang, dan Kota Pariaman 1 orang


    Adapun pasien yang meninggal dunia tercatat sebanyak 2 orang, dengan rincian, Kota Padang 1 orang, Kabupaten Solok 1 orang

     

    "Tetap jalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar sehingga dapat terhindar dari virus Corona," ujar Jasman (*/Novrizal Sadewa).