×

Iklan


Cemburu Diboncengi Pria Lain, Seorang Suami di Padang Tega Aniaya Istri

16 April 2022 | 00:16:11 WIB Last Updated 2022-04-16T00:16:11+00:00
    Share
iklan
Cemburu Diboncengi Pria Lain, Seorang Suami di Padang Tega Aniaya Istri
(foto: Ist/net)

Padang, Khazminang.id--  Karena cemburu melihat istri berboncengan dengan laki-laki lain, seorang pria aniaya istrinya sendiri, peristiwa ini terjadi di jalan raya ujung tanah, Kelurahan Lubuk Begalung, Kota Padang beberapa waktu lalu.

Pria yang tega memukuli istrinya tersebut diketahui berinisial RW (25) yang akhirnya diringkus Kepolisian Polsek Lubuk Begalung, Kamis (14/4) lali

Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Chairul Amri Nasution mengatakan peristiwa itu terjadi pada bulan maret di jalan raya ujung tanah, Kelurahan Lubuk Begalung, Kota Padang, tepatnya di depan PT Gudang Garam.

    "Pelaku ini melihat istrinya berboncengan dengan seorang pria dengan sepeda motor, lalu memberhentikannya dan langsung memukul istrinya dengan menggunakan kedua tangannya," jelas Chairul Amri, Jumat (15/4).

    Akibat penganiayaan tersebut, lanjut Chairul Amri, korban mengalami luka-luka lebam di sekujur tubuh, dan melapor ke Polsek Lubuk Begalung bersama paman korban.

    Mendapati laporan tersebut Tim Opnal Polsek Lubuk Begalung langsung melakukan penyelidikan ke TKP, dan mendapati informasi dari masyarakat bahwa benar korban dianiaya oleh suaminya sendiri.

    "Hasil penyelidikan dan informasi dai masyarakat, pelaku langsung di ringkus ditempat dia bekerja di jalan raya Bypass Batung Taba, Kecamatan Lubuk Begalung, kota Padang," kata Chairul Amri.

    Pelaku diringkus pada Kamis (14/4) sekira pukul 17.30 wib, dan saat diinterogasi pelaku mengaku telah menganiaya istrinya sendiri karena cemburu melihat istrinya bersama laki-laki lain.  

    "Selanjutnya pelaku berserta barang bukti yaitu surat nikah sudah berada di Polsek Lubuk Begalung Kota Padang, dan atas perbuatan pelaku terancam Pasal 44 ayat 1 (1) UU No.23 Tahun 2004 yaitu 5 tahun penjara," tutup Chairul Amri (*/Novrizal Sadewa).