×

Iklan

EKS WALI NAGARI KINARI MENANGI GUGATAN
Bupati Solok Diminta Patuhi Putusan PT TUN

13 September 2021 | 15:15:24 WIB Last Updated 2021-09-13T15:15:24+00:00
    Share
iklan
Bupati Solok Diminta Patuhi Putusan PT TUN

Solok, Khazminang.id-- Yandrifa memenangani gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang, atas pencopotan dirinya sebagai Wali Nagari Kinari oleh Bupati Solok, Gusmal Dt Rajo Lelo pada 19 Juni 2020. Atas gugatan yang dimenangi Yandrifa di PTUN Padang, Bupati Solok kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan, yang kembali dimenangi Yandrifa. Namun, putusan PTUN Padang dan PT TUN Medan tersebut, tidak dieksekusi oleh Epyardi Asda, Bupati Solok saat ini.

Kuasa Hukum Yandrifa, Yosprimo Putra mengingatkan Bupati Solok, Epyardi Asda untuk patuh dan taat terhadap hukum, serta berlaku adil dengan mengembalikan jabatan Wali Nagari Kinari. Menurutnya, tuduhan perselingkuhan yang dialamatkan terhadap kliennya tidak terbukti di pengadilan, dan saat ini pihaknya sedang menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kotobaru Solok atas kasus pencemaran nama baik kliennya.

"Bupati Solok kami harapkan patuh pada aturan hukum. Ia harus mengembalikan jabatan Wali Nagari Kinari kepada Yandrifa karena pemecatan Yandrifa dibatalkan oleh pengadilan. Di PTUN Padang Yandrifa menang, silakan dicek Perkara Nomor 11/G/PTUN. PDG. Kemudian Bupati mengajukan Banding ke PT TUN di Medan dengan Nomor Perkara 35/B/2021/PTTUN-MDN tertanggal 25 Maret 2021, kedua putusannya memenangkan Yandrifa, pengadilan menghukum Bupati agar mencabut SK Pemecatan Yandrifa dan mengembalikan jabatannya sebagai Wali Nagari Kinari," ungkapnya.

    Yosprimo juga mengatakan, Keputusan Bupati Solok Nomor 421.1-293-2020 tertanggal 19 Juni 2021 tentang Pemberhentian Wali Nagari Kinari atas nama Yandrifa seharusnya sudah dicabut. Namun, karena tidak ada itikad Bupati Solok untuk mengembalikan jabatan Yandrifa, kliennya kemudian mengajukan Eksekusi dengan Nomor register : 11/Eks/2020/PTUN.PDG di PTUN PADANG, dan sudah dua kali pemanggilan Bupati Solok tidak datang ke pengadilan. Yosprimo Putra SH, pengacara Yandrifa sangat menyesalkan hal ini.

    "Seharusnya ucapan Bupati Solok yang menjunjung tinggi putusan PTUN Padang saat pelantikan kembali beberapa pejabat yang juga dipecat sebelumnya, harusnya Yandrifa dikembalikan juga jabatannya sesuai dengan amar putusan PTUN Padang, jangan pilih-pilih orang untuk dilantik kembali, karna Bupati Solok adalah milik masyarakat Solok," ujarnya.

    Selain di PTUN Padang dan PT TUN Medan, Yosprimo juga menegaskan pihaknya juga mengajukan tuntutan berlapis terhadap sejumlah orang yang diduga mendalangi fitnah keji terhadap kliennya. Menurutnya, sejumlah laporan sudah dilayangkan ke Polres Solok, bahkan di Polda Sumbar. Saat ini, perkara dugaan pencemaran nama baik terhadap kliennya, sedang berproses di Pengadilan Negeri Kotobaru Solok. 

    "Fitnah keji tersebut, setelah kami dalami, ternyata dilakukan oleh sejumlah tokoh masyarakat, bahkan tokoh politik. Kami sudah menyurati sejumlah orang, termasuk Ketua Partai dari orang yang ikut terlibat langsung dalam tuduhan tersebut. Jadi tunggu saja, perkara ini tidak akan berhenti di PTUN Padang dan PT TUN Medan, tapi juga akan bergulir di ranah hukum pidana," tegasnya.

    Dituding Berselingkuh dengan Istri Orang

    Sebelumnya, Bupati Solok periode sebelumnya, Gusmal Dt Rajo Lelo menerbitkan Keputusan Bupati Solok Nomor 421.1-293-2020, tentang Pemberhentian Wali Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi. Dalam surat tertanggal 19 Juni 2020 tersebut, Wali Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Yandrifa diberhentikan dengan tidak hormat sebagai Wali Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi periode 2017-2023. 

    Dalam keputusan tersebut, disimpulkan bahwa Yandrifa berselingkuh dengan RN, staf di Kantor Walinagari Kinari, yang merupakan istri dari TM. Kesimpulan ini, berdasarkan laporan hasil Audit Inspektorat daerah Kabupaten Solok Nomor 786/21/INSP-D/LHA/ATT/2020 tanggal 9 Juni 2020 perihal Laporan Hasil Audit Tujuan Tertentu atas Pengaduan Masyarakat tentang Dugaan Perselingkuhan antara Wali Nagari Kinari, Yandrifa dengan RN, istri dari TM.

    Laporan hasil audit Inspektorat Daerah Kabupaten Solok ini, diperkuat dengan Surat Ketua BPN Kinari Nomor 17/BPN-KN/VI/2020 tanggal 11 Juni 2020, perihal Permohonan Penerbitan SK Pemberhentian Walinagari Kinari. Serta, Surat Camat Bukit Sundi Nomor 412.1/266/CBS-2020 tanggal 12 Juni 2020, perihal Usulan Pemberhentian Walinagari Kinari.

    Yandrifa disimpulkan melanggar Pasal 8 ayat (1) huruf c dan ayat 2 huruf d Permendagri Nomor 66 tahun 2017, tentang perubahan Permendagri Nomor 82 tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa. (Rijal Islamy)