×

Iklan


Bujang Lapuk Tukang Bangunan Cabuli Bocah 6 Tahun di Musala.

02 Mar 2021 | 23:06:08 WIB Last Updated 2021-03-02T23:06:08+00:00
    Share
iklan
Bujang Lapuk Tukang Bangunan Cabuli Bocah 6 Tahun di Musala.
Satrerkrim Polres Padang Panjang menagkap dan mengamankan pelaku tindak pidana pencabulan anak dibawah umur yakni RON alias SR (40) seorang bujang lapuk warga Subang Anak Kecamatan Batipuah Batuah Tanah Datar (foto: Paulhendri) .

Padang Panjang, Khazminang.id-- Kota serambi kembali digemparkan oleh perbuatan asusila seorang oknum pelaku pencabulan yang tak berprikemusiaan.

 

Betapa tidak, pencabulan itu dilakukan terhadap seorang anak usia yang masih mentah dan di lakukan di tempat yang suci lagi.

     

    “Ini sungguh terlalu, tidak berperikemanusiaan dan dilakukan ditempat suci pula, sungguh terlalu,” ujar Syam seorang tokoh masyarakat setempat pada Khazanah di lokasi .

     

    Selasa (2/3) Satrerkrim Polres Padang Panjang menagkap dan mengamankan pelaku tindak pidana pencabulan anak dibawah umur yakni RON alias SR (40) seorang bujang lapuk warga Subang Anak Kecamatan Batipuah Batuah Tanah Datar .

     

    Peristiwa pencabulan itu dilakukannya di sebuah Musala di Perumnas Silaing kelurahan Silaing Bawah dan karena perbuatannya itu, saat ini SR harus meringkuk dibalik jeruji besi Polres Padang Panjang 

     

    RON alias "SR "Disebut 'bujang lapuk' karena di usia 40 tahun pria asal Jorong Subang Anak, Nagari Batipuah Baruah, Kabupaten Tanah itu belum pernah beristri. 

     

    Pengakuannya kepada penyidik, dia sering nonton gambar-gambar porno lewat telepon seluler, kasus pencabulan terhadap bocah sebut saja Mawar itu terjadi Senin 8 Februari lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

     

    Ketika itu pelaku bekerja memperbaiki rumah di sebelah muhala, pelaku  melihat rok Mawar yang hendak pergi mengaji ke TPA kotor, berlepotan tanah. 

     

    Pelaku memanggil korban dan menawarkan diri untuk membersihkan kotoran yang menempel di rok si bocah. 

     

    Tanpa curiga, korban menurut saja ketika pelaku membawanya ke dalam tempat berwudhuk yang ketika itu sedang sepi.

     

    Entah setan apa yang merasuki si bujang lapuk, dalam ruangan tertutup itu dia membuka rok dan pakaian dalam korban, lalu didudukkan di atas pahanya. Beberapa saat kemudian terjadilan pencabulan tersebut.

     

    Usai kejadian, apa yang dialami Bunga disampaikannya kepada guru mengajinya, bahwa tukang bangunan itu berbuat jahat kepadanya.

     

    Sontak terjadi kegaduhan. Warga sekitar melaporkan kasus cabul itu ke pihak berwajib. Tukang cabul itu pun diamankan polisi dan langsung ditahan.

     

    "Saya kilaf pak," kata Ron saat di Mapolres Padang Panjang. 

     

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pria 'bujang lapuk' itu kini meringkuk di balik jeruji besi, menunggu hukuman. 

    Pelaku diancam pasal 82 ayat 1 tentang pencabulan anak hukuman maksimal 15 tahun penjara (Paulhendri).