×

Iklan


BPBD Payakumbuh Imbau Warga Waspada, Cuaca Ekstrim Belum Tahu Kapan Berakhir

05 Apr 2021 | 22:57:25 WIB Last Updated 2021-04-05T22:57:25+00:00
    Share
iklan
BPBD Payakumbuh Imbau Warga Waspada, Cuaca Ekstrim Belum Tahu Kapan Berakhir
BPBD Payakumbuh mencatat, lebih dari 20 titik pohon tumbang di seluruh kecamatan yang ada, sekitar rumah warga ada 8 yang ditimpa pohon, dan 1 atap rumah warga yang diterbangkan angin kencang (foto: Lili Yuniati).

Payakumbuh, Khazminang.id--  Dari Kamis(1/4) sampai Minggu(4/4) angin kencang yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera Barat mengakibatkan banyaknya pohon tumbang dan atap rumah warga yang rusak berat, sehingga beberapa fasilitas publik turut mengalami kerusakan.


Di Payakumbuh,
menurut keterangan Plt Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh Denitral didampingi Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Hermanto bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik Jasriyal, Senin(5/4), lebih dari 20 titik pohon tumbang di seluruh kecamatan yang ada, sekitar rumah warga ada 8 yang ditimpa pohon, dan 1 atap rumah warga yang diterbangkan angin kencang.

 

    Sementara sisanya merupakan tumbang yang pohon melintang ke tengah jalan dan merusak fasilitas umum seperti kabel listrik dan telepon.


    "Kita bergerak cepat, bersama PLN, Dinas PUPR, Dinas LH, Dishub, Satpol PP dan Damkar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh elemen masyarakat, penanganan pasca bencana dapat dilakukan dalam waktu singkat
    , dan Alhamdulillah bisa dibersihkan dalam waktu 30 menit hingga 2 jam," kata Denitral yang juga Sekretaris BPBD itu.


    An Denitral juga menjelaskan tidak ada korban jiwa akibat cuaca ekstrem ini di Payakumbuh, juga rumah yang rusak berat tidak ada, hanya kerugian berskala ringan dan sedang
    dan Pemko Payakumbuh membantu koordinasi dengan warga setempat agar pekerjaan kepada rumah warga yang terkena dampak dilakukan secara swadaya.


    "Kita masih belum bisa memprediksi kapan akan berakhirnya cuaca ekstrem ini. Tapi kita tentu menghimbau masyarakat untuk siap siaga bencana, siap untuk selamat. Karena akibat angin ini banyak pohon yang tumbang, kami meminta warga agar memperhatikan pohon di sekitar rumahnya," kata Denitral
    (Lili Yuniati).