×

Iklan


BKSDA Lepasliarkan Sepasang Siamang di Hutan Sungai Kunyit Solsel

22 September 2022 | 16:13:50 WIB Last Updated 2022-09-22T16:13:50+00:00
    Share
iklan
BKSDA Lepasliarkan Sepasang Siamang di Hutan Sungai Kunyit Solsel

Padang, Khazminang.id-- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar melepasliarkan sepasang satwa dilindungi di kawasan hutan milik PT Kencana Sawit Indonesia (KSI), di Sungai Kunyit, Solok Selatan (Solsel).

Sepasang satwa tersebut berjenis jenis Siamang (Symphalagus sindactylus) yang masing-masing bernama Zacky dan Tintin itu, dilepasliarkan pada Selasa (20/9) lalu.

Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono mengatakan, kedua satwa tersebut merupakan hasil penyerahan dari masyarakat Kota Bukittinggi dan Payakumbuh pada tahun 2015 dan 2016 silam.

    Zacky dan Tintin juga telah menjalani proses rehabilitasi dan habituasi selama lebih kurang 5 tahun, di Kalaweit Sepayang Solok. Tintin sejak 2015 dan Zacky sejak 2016.

    "Sesuai dengan data medis serta pengamatan perilaku dan sifat liarnya, maka kedua Siamang tersebut sudah layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya," kata Ardi.

    Dia menyebut, pelepasliaran dilakukan BKSDA Sumbar bersama Kalaweit di kawasan hutan CHV PT KSI dan disaksikan juga oleh Senior Manager Konservasi KSI dan Pegawai PT KSI.

    "Hal ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran dan dukungan semua pihak akan pentingnya perlindungan satwa liar ini," katanya.

    Pelepasliaran, kata Ardi, dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan dari Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Sumber Daya Genetik Ditjen KSDAE KLHK sesuai dgn surat nomor: S.551/KKHSG/PSG.2/KSA.2/8/2022 tanggal 19 Agustus 2022.

    "Kami dari BKSDA Sumbar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung upaya pelestarian satwa liar," paparnya.

    Menurutnya, Siamang termasuk satwa yang dilindungi oleh pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 106 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. 

    "Semoga saat berada dihabitatnya, Siamang tersebut hidup dan berkembang biak lebih baik dari sebelumya,"  tutupnya. (khz)