×

Iklan


Biar Serasa Naik ke Jam Gadang, Ini Saran Sandiaga Uno

22 April 2021 | 17:34:39 WIB Last Updated 2021-04-22T17:34:39+00:00
    Share
iklan
Biar Serasa Naik ke Jam Gadang, Ini Saran Sandiaga Uno
Menparkeraf bersama Wagub dan Walikota Bukittinggi di kaki Jam Gadang

Padang, Khazminang.id – Cuaca yang cerah dan sejuk di Bukittinggi membuat Menparkeraf Sandiaga Uno tidak mau menggunakan mobil dinasnya untuk keluar dari hotel Novotel tempatnya menginap. Ia pilih jalan kaki menuju pedestrian Jam gadang, Kamis pagi.

Sandi kemudian mengajak Wagub Audy Joinaldy, Walikota Herman Safar, Wakil Walikota Marfendi bersama berjalan kaki. Meski bukan yang pertama kali ia ke Bukittinggi, tapi menurut Sandiaga Uno, ia harus mengakui berkali-kali bahwa Jam Gadang benar-benar ikonik untuk Bukittinggi.

Ia meminta kepada Walikota unbtuk naik ke atas jam. “Dan kalau yang ini memang pengalaman pertama saya,” ujar di kepada wartawan. 

    Pria yang pernah menjadi Wakil Gubernur Jakarta itu kemarin memang naik melalui tangga ke bagian atas jam yang dibangun pada 1926 itu. Sandi mengaku terkagum-kagum berada di puncak banguna  yang diiniasi oleh Controleur Fort de Kock, Hendrik Roelof Rookmaaker itu.

    Ia juga sempat memperhatikan dengan seksama jam kuno yang dihadiahkan langsung oleh Ratu Belanda, Wilhelmina itu.

    Menurut Sandi, panorama di atas Jam Gadang ini benar-benar memnikin dia takjum. Ia bisa melihat Gunung Marapi dan Singgalang serta hamparan Kota Bukittinggi dan sebagian wilayah Agam dari menara yang arsitekturnya dirancang oleh Yazid Rajo Mangkuto dari Koto Gadang ini.

    "Saya akui ada keterbatasan naik ke atas. Saya ingin dibuatkan khusus teknologi virtual dan augmented reality di Jam Gadang," kata dia.

    Menparkeraf mengatakan kepada Wagub dan Walikota Padang bahwa dia ingin Jam Gadang dilengkapi dengan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) agar para pelancong yang tidak bisa naik ke atas Jam Gadang bisa juga menikmati sensasinya berada di puncak itu melalui teknologi VR.

    “Saya akan akan mencoba menggerakkan teman-teman di industri kreatif, terutama di dunia digital untuk segera membuatkan teknologi itu di Jam Gadang supaya wisatawan yang tidak bisa naik hingga ke atas puncak Jam Gadang bisa merasakan juga sensasi yang sama seperti yang kita rasakan kalau kita benar-benar sampai di atasnya,” ujar dia.

    Kembali ke soal jalan kaki, pria yang memang gemar olahraga lari ini, juga tidak mau naik mobil ketika Walikota mengajaknya ke panorama Lubang Japang.

    “Kita jalan aja,” katanya. Yang lain terpaksa mengikuti.

    Ia dan rombongan  akhirnya sampai di Taman Panorama Ngarai Sianok dan Lubang Japang yang merupakan destinasi unggulan Bukittinggi. Dihadapan awak media Sandiaga Uno menyebutkan Kota Bukittinggi memiliki destinasi dunia dan tulang punggung wisata di Sumbar.

    Sementara itu itu, Wagub Audy Joinaldy juga mengatakan, selain Bukittinggi kota wisata, Sumbar juga merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak geopark dan tiga sudah masuk nasional dan empatnya sedang proses.

    Sumbar memiliki tujuh geopark dan ini bisa menjadi geopark series. Dengan adanya geopark series ini tentu banyak iven yang bisa kita lakukan seperti iven sport.

    “Semoga dengan semangat pak menteri ini, dapat menggairahkan kembali pariwisata di Sumbar,” harap Audy. (inoval aegesly/iwin sb)