×

Iklan


Bertemu Perantau Minang di Australia, Gubernur Bahas Peluang Tenaga Kerja

21 Juli 2022 | 14:42:33 WIB Last Updated 2022-07-21T14:42:33+00:00
    Share
iklan
Bertemu Perantau Minang di Australia, Gubernur Bahas Peluang Tenaga Kerja

Padang, Khazminang.id-- Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan perantau Minangkabau di Australia, Muhammad Abduh di Ruang Rapat Istana Gubernur, Kamis (21/7). Mahyeldi melihat peluang penyerapan tenaga kerja, khususnya Sumbar yang sangat besar di Australia.

Menurut Mahyeldi, sedikitnya ada 600 jenis lapangan pekerjaan di negeri Kangguru tersebut yang bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang banyak, dengan catatan skill atau kapabilitas sumber daya manusia (SDM) memenuhi standar kualifikasi yang dibutuhkan.

Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama stakeholder terkait akan melakukan langkah-langkah konkret dalam mengisi peluang tersebut, seperti memberikan pelatihan dan kursus kepada para tenaga kerja Sumbar sesuai dengan persyaratan yang diberikan.

    "Jadi ada sekitar 600 lebih peluang kerja atau job vacancy di Australia. Ini tidak main-main, ini peluang yang sangat besar untuk penyerapan tenaga kerja, khususnya Sumbar," ujar Mahyeldi.

    Ia juga berharap, ke depannya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa mengembangkan usaha mereka ke Australia, khususnya masakan tradisional Rendang.

    "Ke depan kita berharap dengan banyaknya warga kita yang merantau di Australia, kita ingin ada industri rendang di sana, bahan dan bumbunya kita kirim dari sini, agar rendang yang dihasilkan benar-benar mencerminkan cita rasa asli rendang Sumbar," tambahnya.

    Sementara itu, Muhammad Abduh yang berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Melbourne Australia itu menuturkan, untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja, salah satunya dengan memperbanyak populasi orang Indonesia, khususnya orang Minangkabau untuk tinggal di Australia.

    "Untuk membuat Minang lebih besar di luar negeri, khususnya di Melbourne Australia, kita butuh orang lebih banyak untuk tinggal di sana. Karena semakin banyak orang Minang di sana, maka Minang akan semakin besar dan interaksi perantau dengan warga di sana akan semakin baik," kata Abduh.

    Selain itu, terkait penyerapan tenaga kerja asal Minangkabau, Abduh berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumbar bersama stakeholder terkait mempersiapkan para tenaga kerja asal Minangkabau dengan skill-skill yang tidak hanya bisa dipakai di Minangkabau, tapi juga bisa ke luar negeri, khususnya Australia.

    "Saya berharap Sumber Daya Manusia (SDM) asal Minang bisa mempersiapkan diri dengan skill-skill yang bisa diandalkan, dan yang terpenting sekali bisa menggunakan Bahasa Inggris dengan baik," harap Abduh yang juga tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang Saiyo Melbourne (IKMSM) itu. (Rina Akmal)